Ibu Rumah Tangga Penyadap Tuak Jatuh dari Pohon Kelapa di Karangasem

Kamis, 14 Maret 2019 | 13:00 WITA

Ibu Rumah Tangga Penyadap Tuak Jatuh dari Pohon Kelapa di Karangasem

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Karangasem. Ni Luh Candri (40) seorang ibu rumah tangga asal Banjar Dinas Asah Teben, Desa Datah, Abang, Karangasem yang sehari-hari berprofesi sebagai petani penyadap tuak kelapa ini harus terbaring menahan rasa sakit di Rumah Sakit Umum Karangasem.
 

Candri dinyatakan mengalami patah tulang pinggang dan saraf putus oleh tim medis RSU Karangasem setelah menjalani rontgen akibat insiden terjatuh dari pohon kelapa yang ia sadap pada Kamis pagi (14/03) sekitar pukul 06.50 wita.
 
Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebelum peristiwa naas itu menimpa Candri, pagi ini sempat turun hujan gerimis di wilayah tersebut.
 
Di saat bersamaan, Candri tetap berupaya untuk menjalankan profesinya sebagai petani penyadap tuak kelapa.
 
Diduga, lantaran pohon kelapa agak licin akibat terkena air hujan, Candri kemudian terpeleset dan hingga akhirnya jatuh dari pohon kelapa yang ia sadap tersebut.
 
Untung saja putranya yang berusia 13 tahun mendengar suara benda jatuh dan langsung mendekati lokasi tersebut hingga akhirnya didapati bahwa suara tersebut berasal dari ibunya yang jatuh. 
 
Melihat ibunya tergolek di bawah pohon kelapa, putranya langsung berteriak panik meminta tolong kepada tetangga yang berada di sekitar lokasi kejadian hingga akhirnya ibunya langsung dilarikan ke rumah sakit. 
 
Terkait peristiwa ini, Kapoksek Abang, AKP. I Nyoman Wiranata mengatakan, untuk korban sendiri saat ini sudah mendapat penanganan di Rumah Sakit Umum Karangasem.
 
"Ya benar, korban saat ini sudah dirawat di Rumah Sakit Umum Karangasem," ujarnya. (bbn/igs/rob)


Kamis, 14 Maret 2019 | 13:00 WITA


TAGS: Ibu Rumah Tangga Penyadap Tuak Jatuh Karangasem



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: