Aplikasi On Time Solusi UKM di Bali Tembus Akses Pasar

Senin, 18 Maret 2019 | 16:30 WITA

Aplikasi On Time Solusi UKM di Bali Tembus Akses Pasar

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Sulitnya Usaha Kecil Menengah (UKM) menembus pasar kadang menjadi tidak menjadi fokus perhatian pemerintah karena lebih menitikberatkan pada permasalahan modal dan kemasan. Hal inilah yang menjadi ide awal terbentuknya aplikasi On Time, yang digagas Koperasi Dana Usaha Mandiri.
 

"Kami bersinergi dengan Koperasi karena koperasi adalah payung dari UKM dan selama ini dari curhat UKM yang kami kunjungi di kabupaten dan kota di Bali, persoalannya sama, yaitu pasar," ungkap I Gede Angga Setiawan Pendiri dan penggagas platform aplikasi On Time saat peluncuran Aplikasi yang dirangkaikan dengan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSU Dana Mandiri, Minggu (17/3) di Denpasar.
 
Lebih lanjut, dijelaskan upaya UKM untuk memasarkan produknya secara online juga dalam rangka mengangkat UKM agar bisa naik kelas. Lalu pertanyaannya, apa perbedaan On Time dengan wadah market place lainnya yang sudah ternama. Ia memaparkan justru lewat On Time justru lebih fokus untuk kesejahteraan UKM yang tergabung sebagai anggota koperasi.
 
 
"Profit transaksi sebesar 1% melalui Aplikasi On Time akan masuk kas koperasi dan dikembalikan untuk dibagikan ke anggota koperasi lagi, berbeda jika dibandingkan market place besar lainnya yang keuntungannya mengarah pada milik beberapa orang dan pemegang saham," ungkapnya.
 
Sejak diluncurkan (soft launching) pada Oktober 2018 lalu hingga kini telah terdaftar 1.300 UKM yang telah menjadi merchant sekaligus user. Targetnya aplikasi ini mampu menembus pasar nasional seiring dengan jangkauan anggota Koperasi yang berada di daerah Batubulan, Gianyar ini bisa melebar ke luar daerah.
 
Untuk status legal, On Time dalam waktu dekat akan didaftarkan ke Kementrian Komunikasi dan Informatika. Meski demikian, ia meyakini Pemerintah sangat mendukung usaha rintisan yang berbasis teknologi (startup), seperti dibuktikan dalam program gerakan nasional 1.000 startup.
 

Mengenai nama On Time sendiri, Angga mempertimbangkan aspek nama yang mempunyai jangkauan luas dan sudah dikenal. Citra 'On Time' yang lazim digunakan bagi pebisnis sukses juga diharapkan dapat menularkan semangat ketepatan dan profesionalisme dari UKM. 
 
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali, I Gede Indra mengapresiasi koperasi Dana Usaha Mandiri dalam mengembangkan potensi anggota agar pemasaran UKM Bali bisa meluas dari luar daerah hingga pasar internasional. 
 
 
"Kami mengharapkan UKM yang telah tergabung maupun UKM yang belum segera merespon cepat, kalau mau naik kelas di jaman milenial ini mau tidak mau harus menggunakan aplikasi ini, kami siap mendukung," ujarnya usai membuka acara peluncuran. (bbn/rob)    


Senin, 18 Maret 2019 | 16:30 WITA


TAGS: Startup Aplikasi On Time UKM Koperasi



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: