Kapolresta Denpasar: Ada 4 Pelaku Perampokan Money Changer, 1 Ditembak Mati dan 1 Diburu

Kamis, 21 Maret 2019 | 05:56 WITA

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Karangasem. Simpang siurnya berapa jumlah perampok asal Rusia yang ditembak mati dalam kasus perampokan di money changer BMC PT. Bali Maspin Tjinra di Jalan Pratama Nomor. 36, XY, Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Selasa (19/3) dini hari lalu, akhirnya Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan mengonfirmasi.

Perwira melati tiga di pundak itu mengatakan, pihaknya menembak mati seorang perampok asal Rusia, menangkap dua lainnya dan masih memburu satu pelaku lagi. Dalam rilis di Mapolresta Denpasar, Rabu (20/3), Kombes Ruddi yang didampingi Kasatreskrim Kompol Wayan Arta Ariawan mengatakan, komplotan perampok asal Rusia masuk ke belakang pintu money changer dan melumpuhkan 2 karyawan dan seorang security. 
 
Para pelaku mengenakan jas hujan dan penutup kepala ini menganiaya karyawan dan membawa kabur brankas money changer dan uang tunai Rp 900 juta dan serta vallas asing senilai 5.600 US$.
 
Kombes Ruddi mengatakan pihaknya langsung menyelidiki kasus ini dan membentuk tim gabungan untuk mengejar pelakunya. Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan rekaman CCTV, pihaknya melacak keberadaan pelaku di seputaran kampus Poltek Jimbaran.
 
Proses penangkapan berlangsung sekira pukul 03.00 dini hari, setelah polisi melihat mobil Xenia parkir dalam keadaan mesin masih panas. Petugas melakukan pengintaian dan kemudian datanglah mobil Avanza DK 743 CI berhenti di pinggir jalan Giri Kencana. 
 
Setelah menurunkan dua pelaku Alexei Korotkikh (44) dan Georgii Zhukov (40), mobil yang diduga dikemudikan salah seorang pelaku pergi. “Anggota lainnya sempat mengejar namun sopirnya kabur dengan kecepatan tinggi dan tim kehilangan jejak,” urainya. 

 

Kembali ke proses penangkapan, setelah keluar dari mobil, dua pelaku Alexie dan XZhukov menuju parkiran untuk mengambil motor yang diparkir. Petugas langsung melakukan penyergapan yang kemudian mendapatkan perlawanan dari dua pelaku. “Dua orang melawan sehingga terjadilah perkelahian dengan anggota kami,” ujar Kombes Ruddi. 
 
Salah seorang pelaku, yakni Alexei, kata Kombes Ruddi menyerang petugas dengan menggunakan senjata tajam. Melihat situasi membahayakan diri anggota polisi, anggota buser mengeluarkan senjata api dan melakukan tindakan tegas kepada tersangka Alexei. 
“Tersangka (Alexie, red) meningggal dunia setelah ditembak petugas,” beber perwira asal Madura Jawa Timur itu. 
 
Pengungkapan lanjutan dilakukan tim gabungan di rumah kos para pelaku di Jalan Pasir Putih nomor 10B Kedonganan, Jimbaran. Dalam rumah tersebut, polisi mengamankan seorang pria asal Ukraina, Haupt Robert (42). Dari penggeledahan di rumah kos, tepatnya di atas plafon ditemukan uang ratusan juta hasil rampokan di money changer dan 13 mata uang asing yang disembunyikan para pelaku. Belasan mata uang asing itu diduga hasil rampokan di sejumlah money changer di Kuta. 
 
Barang bukti yang ditemukan di dua lokasi penangkapan, yakni uang ratusan juta hasil rampokan, senjata tajam jenis pisau lipat, jas hujan yang digunakan beraksi, senter, sarung tangan, kain penutup wajah, tas pinggang, mobil Xenia warna putih DK 1265 FM yang diparkir di Jalan Giri Kencana dan sebagainya. 
 
“Kami masih memburu satu pelaku dan identitasnya sudah kami kantongi,” tegas Kombes Ruddi. (bbn/Spy/rob)


Kamis, 21 Maret 2019 | 05:56 WITA


TAGS:



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: