Jasa Ojek Dadakan di Besakih Bukan di Bawah Naungan Managemen Operasional

Selasa, 02 April 2019 | 14:00 WITA

Jasa Ojek Dadakan di Besakih Bukan di Bawah Naungan Managemen Operasional

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Karangasem. Membludaknya kendaraan pemedek yang datang ke Pura Besakih, Rendang, Karangasem menyebabkan kemacetan cukup panjang. Kondisi ini juga disebabkan kantong-kantong tempat parkir kendaraan penuh hingga menyebar di parkiran paling bawah yaitu Terminal Kedungdung.
 

Kondisi tersebut dimanfaatkan oleh sejumlah oknum untuk mengais rejeki dengan cara menjadi tukang ojek. Meski dengan adanya jasa ojek ini dirasa cukup membantu pemedek mengingat jarak dari terminal paling bawah ke Pura Besakih mencapai dua kilometer, beberapa pemedek menyesalkan ulah segelintir oknum tukang ojek yang sengaja memanfaatkan situasi demi meraup keuntungan.
 
Dari informasi yang dihimpun, beberapa pemedek yang enggan untuk disebutkan namanya mengeluhkan berbagai persoalan mulai dari banyaknya tukang ojek yang seliweran membuat kemacetan semakin parah, selain itu ada juga ulah oknum tukang ojek nakal yang seenaknya memasang tarif bahkan ada juga yang sampai membawa kabur uang kembalian.
 
Terkait jasa tukang ojek tersebut, menurut Humas Managemen Operasional (MO) Pura Agung Besakih, I Gusti Bagus Kariawan menjelaskan para tukang ojek dadakan itu tidak berada di naungan MO, bahkan dirinya juga mempertanyakan siapa sebenarnya yang mempunyai kewenangan terkait adanya jasa ojek tersebut.
 
"Kami juga belum tahu itu kewenangan siapa," kata Gusti Bagus ketika dikonfirmasi media ini, Selasa (02/04).
 
Sementara itu, untuk masalah keluhan terganggunya kenyamanan pemedek, menurut Gusti Bagus, jika memang sampai menganggu kenyamanan dan keamanan, tentunya sudah menjadi ranah dari pihak berwajib untuk menertibkannya. (bbn/igs/rob)


Selasa, 02 April 2019 | 14:00 WITA


TAGS: Ojek Dadakan Besakih Bukan MO



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: