Pemkot Siapkan Simulasi Kebencanaan di Tingkat Sekolah

Kamis, 18 April 2019 | 18:25 WITA

 Pemkot Siapkan Simulasi Kebencanaan di Tingkat Sekolah

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar.  Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar telah menunjuk sekolah-sekolah di tingkat PAUD, SD dan SMP sebagai lokasi pelaksanaan simulasi evakuasi kebencanaan yang kali ini mengkhususkan pada bencana gempa. 
 

Hal ini menindaklanjuti arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mengenai pelaksanaan Simulasi Evakuasi Bencana Serentak di sekoah- sekolah. Sehubungan dengan hal tersebut, pada Kamis (18/4) di Kantor Dikpora Kota Denpasar digelar rapat koordinasi yang dipimpin Kadisdikpora Kota Denpasar, I Wayan Gunawan juga menghadirkan Kepala BPBD Kota Denpasar, I.B Joni Ariwibawa serta pemangku kepentingan lain di bidang pendidikan di Kota Denpasar lainnya.
 
Kadisdikpora Kota Denpasar, I Wayan Gunawan mengatakan bila tidak ada aral melintang, pelaksanaan Simulasi Evakuasi Bencana Serentak di sekolah- ekolah se- Kota Denpasar akan dilaksanakan pada tanggal 26 April 2019 dimulai pada pukul 10.00- 11.00 Wita. 
 
“Pelaksanaan simulasi akan difokuskan pada penanggulangan bencana gempa. Diharapkan juga setelah pelaksanaan kegiatan ini, tetap dilakukan pembinaan dengan rutin digelar simulasi dan edukasi serupa di sekolah- sekolah ini. Sebelum pelaksanaan simulasi tentu saja harus terus menerus dilakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada anak- anak kita ini” Ujar Gunawan.
 

Kepala BPBD Kota Denpasar, I.B Joni Ariwibawa dalam kesempatan yang sama mengatakan berpedoman juga dengan pelaksanaan kegiatan serangkaian Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) di Kota Denpasar telah dilaksanakan sejumlah kegiatan simulasi edukasi kebencanaan yang melibatkan siswa sekolah serta seluruh unsur masyarakat lainnya. 
 
“Yang terpenting dari Simulasi dan edukasi semacam ini bagaimana kita membiasakan anak- anak dalam mempersiapkan diri menghadapi situasi darurat bencana. Dengan dilakukan berkelanjutan, tentu siswa- siswi usia sekolah akan semakin paham dan siap siaga bila sewaktu waktu menghadapi situasi darurat bencana. Maksimal pelaksanaan kegiatan simulasi ini idealnya memang sekitar 2 jam dan juga pasca kegiatan tetap dilakukan edukasi berkelanjutan bagi siswa.” ujar I.B Joni Ariwibawa. (bbn/humasdenpasar/rob) 


Kamis, 18 April 2019 | 18:25 WITA


TAGS: BPBD Denpasar Pemkot Simulasi Kebencanaan Sekolah



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: