Balai Karantina Padangbai Perketat Pengawasan Waspadai Virus Cacar Monyet

Kamis, 16 Mei 2019 | 15:10 WITA

Balai Karantina Padangbai Perketat Pengawasan Waspadai Virus Cacar Monyet

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Karangsem. virus Monkeypox atau disebut juga cacar monyet nampaknya mendapat antensi serius dari pihak balai karantina pertanian untuk mengantisipasi penyebarannya ke wilayah Bali. 
 

Intruksi untuk melakukan pengawasan secara ketat itu bahkan sudah turun langsung dari Badan Karantina Pusat ke seluruh Indonesia. Tak terkecuali Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Denpaasar wilayah kerja Karantina Pertanian Pelabuhan laut Padangbai.
 
Hal tersebut diungkapkan oleh  I Nyoman Wijaya Kusuma Mitha salah seorang pejabat fungsinal Balai karantina pertanian wilayah kerja Dermaga Padangbai, Manggis, Karangasem, Kamis (16/05/2019). 
 
Seijin penanggungjawab wilker Padangbai, Wijaya menjelaskan dalam intruksi tersebut, dihimbau kepada seluruh jajaran balai karantina agar meningkatkan pengawasan serta kewaspadaan dalam pemasukan primata rodential marmoset dan produknya baik itu berupa daging, kupit maupun bulunya terutama yang berasal dari negara-negara yang sedang terdapat kasus Monkeypox.
 

"Pengawasannya semakin diperketat berkoodinasi dengan pihak kepolisian untuk pemeriksaan intensif pada setiap kendaraan baik itu mau keluar ataupun masuk ke Bali melalui Dermaga Padangbai," kata Wijaya Kusuma.
 
Kendati sudah turun intruksi untuk dilakukan pengawasan secara ketat, sejauh ini pihak wilayah kerja Karantina Pertanian Pelabuhan laut Padangbai belum mendapatkan peralatan khusus untuk mendeteksi virus yang ditularkan Monyet kepada Manusia tersebut.
 
Sementara apabila sampai ada temuan, tentu akan diperhatikan gejala klinis pada media pembawa Hama Penyakit  Hewan Karantina (HPHK) dan segera dilakukan observasi serta tindakan bio security yang ketat. (bbn/igs/rob)


Kamis, 16 Mei 2019 | 15:10 WITA


TAGS: Karantina Pdangbai Virus Mokeypox



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: