Hadapi Era Revolusi Industri 4.0, PGRI Bali Perkenalkan Smart Learning

Selasa, 21 Mei 2019 | 21:10 WITA

Hadapi Era Revolusi Industri 4.0, PGRI Bali Perkenalkan Smart Learning

Beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Tabanan. Memasuki era revolusi industri 4.0 serta dalam rangka menyambut 1 thn PGRI Smart Learning and Character Center (PGRI SLCC), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Bali menyelenggarakan seminar "Sinergi Pendidikan dan Industri Menuju Industri 4.0" dan workshop "Smart Learning".



Bertempat di Kampus Politeknik Internasional Bali (PIB), di kawasan Pantai Nyanyi Tabanan, Seminar dibuka oleh Ketua PGRI Bali, Dr. I Gede Wenten Aryasudha, M.Pd.

Dalam sambutannya, Gede Wenten menekankan bahwa memasuki era revolusi industri 4.0 semua elemen dituntut berubah, tidak lagi menggunakan cara konvensional namun harus melek teknologi.



"Semua harus melek teknologi, tak terkecuali para guru. Guru harus mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam berbagai kegiatan pembelajaran secara kreatif dan inovatif," ujar Gede Wenten.

Sementara itu Ketua Bidang PGRI Smart Learning and Character Center, PB PGRI Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc., MBA. menyampaikan bahwa PGRI melalui PGRI SLCC telah banyak mengadakan pelatihan smart learning untuk para guru guna mempercepat akselerasi kemampuan guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Selama ini pelatihannya lebih banyak di pulau jawa dan kali ini mulai dilaksanakan di pulau Bali.



Usai sambutan-sambutan dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) antara PGRI SLCC dengan Acer Indonesia dan XL Axianta.



Seminar session pertama dengan tema "Industri 4.0 Challenge" dibawakan oleh Riko Gunawan, Head of Commercial Acer Indonesia.

Dalam presentasinya Riko Gunawan menekankan kemampuan 4C yang harus dimiliki sumber daya manusia di era industri 4.0 yaitu Communication, Colaboration, Critical Thinking dan Creative.

Seminar session kedua dengan tema "Education 4.0" dibawakan oleh Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc., MBA.



Prof. Eko banyak memberi teknik mengajar yang menyenangkan dengan memanfaatkan beberapa aplikasi gratis di internet.

Seminar yang diikuti sekitar 80 guru perwakilan dari beberapa kabupaten di Bali ini sempat mengikuti tour kampus untuk mengetahui fasilitas yang ada di kampus PIB yang juga dikenal sebagai Tourismpreneur Campus. Kegiatan kemudian diakhiri dengan workshop Pemanfaatan Teknologi Informasi Digital (Smart Solution).



Direktur Politeknik Internasional Bali (PIB) Prof. Dr.Ir. Sulistyawati, M.S., M.M., M.Mis., D.Th., Ph.D., D.Ag, selaku tuan rumah menyambut baik seminar dan workshop tentang pemanfaatan teknologi informasi untuk proses pembelajaran dan siap mendukung kegiatan-kegiatan PGRI.



"Sebagai lembaga pendidikan, kami senang bisa turut serta terlibat dalam transfer pengetahuan dan keterampilan untuk para guru ini demi kemajuan pendidikan di Bali khususnya dan Indonesia umumnya," ujar Prof. Suli usai menandatangani MoU dengan PGRI Provinsi Bali.(gus/adv)


Selasa, 21 Mei 2019 | 21:10 WITA


TAGS: pib politeknik internasional bali pariwisata tabanan elearning pgri



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: