Lawar Kuwir Sebagai Kuliner Bali yang Halal

Rabu, 22 Mei 2019 | 14:15 WITA

Lawar Kuwir Sebagai Kuliner Bali yang Halal

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Jika mendengar kata “Lawar” pikiran kita akan tertuju pada kuliner lezat khas Bali yang berisi  olahan sayur dan daging babi cincang dicampur dengan bumbu khas sehingga, bagi siapapun yang melihat akan tergoda untuk mencicipinya. 
 

Rasanya yang khas akan olahan bumbu dan rempah, terkadang membuat wisatawan muslim yang berkunjung ke Bali merasa kecewa karena tidak bisa mencicipi olahan ini. Mengingat adanya kandungan babi yang tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi dalam ajaran islam. Tapi hal tersebut tidaklah menjadi alasan lagi karena sudah ada alternatif jenis lawar yang halal yakni, lawar kuwir. 
 
Lawar kuwir merupakan lawar yang bahan utamanya adalah daging entog, yang kemudian ditambahkan dengan bahan lawar pada umumnya seperti sayur kacang panjang, buah nangka muda, jeruk limau, daun belimbing kelapa bakar yang diparut. 
 
Dari segi pembuatan, lawar ini sama seperti lawar pada umumnya yaitu dengan mencampurkan daging entog, sayur dengan bumbu halus dalam satu tempat berupa wadah seperti baskom. Bahan yang dihaluskan sendiri meliputi laos, kencur, jahe, kunyit, bawang merah, bawang putih, kemiri dan merica yang ditumis sampai harum ,dan ditambah penyedap rasa. Semua itu disebut bumbu genep.
 

Lawar kuwir ini bisa ditemukan di beberapa tempat rumah makan tertentu di Bali, salah satunya di rumah makan Lawar Kuwir Kasiku yang terdapat di jalan Letda Tantular No.20 Renon, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali 80232. Rumah makan ini pada awalnya bernama Lawar Kuwir Poon Bali, namun sejak berpindahnya kepemilikan pada tahun 2011 rumah makan ini berganti nama menjadi Lawar Kuwir Kasiku. 
 
Apalagi dibandingkan lawar kuwir dari rumah makan kasiku memang memiliki cita rasa yang berbeda dengan lawar babi pada umumnya namuntetap nikmat dan lezat saat disantap. Harga untuk satu paket lawar kuwir kasiku murah dan terjangkau yakni Rp. 25.000 yang terdiri 3 sate lilit, sepiring nasi, semangkung sayur ares urapan dan lawar kuwir. Pengunjung lawar kasiku sendiri terdiri dari wisatawan baik muslim ataupun non muslim dan masyarakat wilayah Bali. 
Selain berada di jalan Letda Tantular,lawar kuwir kasiku juga dapat di temukan di jln. Ida Bagus Mantra NO. 708 Takmung, Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. (bbn/unud/rob)


Rabu, 22 Mei 2019 | 14:15 WITA


TAGS: Kuliner Bali Halal Lawar Kuwir



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: