Klungkung Segera Realisasi Pelabuhan Segitiga Emas yang Dilengkapi Alat Deteksi Narkoba

Senin, 27 Mei 2019 | 17:00 WITA

Klungkung Segera Realisasi Pelabuhan Segitiga Emas yang Dilengkapi Alat Deteksi Narkoba

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Klungkung. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan untuk menangkal peredaran narkoba di Nusa Penida Pemkab Klungkung juga akan segera mewujudkan pelabuhan segitiga emas yang dilengkapi alat deteksi narkoba. 
 

Menurutnya, kondisi saat ini pintu masuk ke Nusa Penida sangatlah longgar, sehingga sangat menyulitkan untuk mencegah masuknya narkoba. 
 
“Semua harus diawali dengan niat baik dan semua harus berkomitmen memerangi narkoba tanpa memandang siapa yang membekingi. Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, SatpolPP, BNNK untuk segera duduk bersama memutuskan apa yang harus dilakukan dan disiapkan saat terwujudnya Pelabuhan Segitiga Emas nanti,”ujar Bupati Suwirta saat menghadiri acara Pengembangan Kapasitas Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Instansi Pemerintah, bertempat di Hotel Wyndham Jivva, Klungkung Senin (27/5). 
 
Dalam kegiatan yang sekaligus sebagai Pelatihan Aplikator Pelaporan Inpres No. 6 tahun 2018 ini Bupati Suwirta bertindak sebagai narasumber, bersama Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa. Kegiatan sehari ini diikuti oleh 20 orang peserta yang berasal dari 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klungkung.      
 
Dalam kesempatannya Bupati Suwirta mengatakan berbagai program kebijakan sudah dilakukan Pemkab Klungkung untuk memerangi narkoba, seperti penutupan kafe remang remang, penutupan lokasi prostitusi, sidak hotel melati atau penginapan penginapan murah serta mewujudkan pelabuhan segitiga emas. 
 
Menurut Bupati asal Nusa Ceningan ini, dalam memerangi narkoba, yang paling penting adalah niat dan komitmen bersama baik itu PEMDA,TNI, POLRI, BNN, BNNK serta Desa Adat untuk memberantas narkoba. Jika semua upaya masih ditunggangi kepentingan dan politik maka pemberantasan narkoba akan tidak maksimal. 
 

Dirinya pun berharap BNNK dan Majelis Madya untuk berkolaborasi menciptakan perarem narkoba. Sehingga peredaran dan pemakaian narkoba di tingkat Desa dapat diminimalisir. 
 
Sementara itu Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa mengapresiasi atas berbagai terobosan yang sudah dilakukan Pemda Klungkung dalam menekan penyakit masyarakat utamanya Narkoba. 
 
Menurutnya Klungkung yang tengah mengalami perkembangan pesat utamanya di Nusa Penida sangat rentan akan peredaran narkotika dan zat aditif lainnya. Untuk itu pihaknya akan siap bekerjasama memberi saran dan masukan dalam mewujudkan pelabuhan segitiga emas yang akan mampu mendeteksi barang haram ini. (bbn/humasklungkung/rob)    


Senin, 27 Mei 2019 | 17:00 WITA


TAGS: Pelabuhan Segitiga Emas Klungkung Alat Deteksi Narkoba



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: