Pascaerupsi Gunung Tangkuban Perahu Jalur Subang-Bandung Ditutup, Tim ACT Bergerak ke Lokasi

Sabtu, 27 Juli 2019 | 10:58 WITA

Pascaerupsi Gunung Tangkuban Perahu Jalur Subang-Bandung Ditutup, Tim ACT Bergerak ke Lokasi

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Jawa Barat. Koordinator Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-ACT Jawa Barat Atep Salman Al Farisi melaporkan pascaerupsi Gunung Tangkuban Perahu, saat ini arah Subang - Bandung ditutup. 
 
 
PVMBG pun mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Perahu, wisatawan, dan pendaki tidak diperbolehkan turun mendekati dasar kawah Ratu dan Kawah Upas. Pengunjung pun dilarang menginap di kawasan kawah aktif yang ada di dalam kompleks Gunung Tangkuban Parahu.
 
Masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu juga diminta mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas.
 
 
Gunung Tangkuban Parahu di Subang, Jawa Barat, meletus pada Jumat (26/7) pukul 15.48 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis informasi, tinggi kolom abu saat erupsi terjadi mencapai 200 meter di atas puncak, atau pada ketinggian 2.284 meter di atas permukaan laut. 
 
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut dan selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 38 mm dan durasi 5 menit 30 detik. (bbn/rls/rob)


Sabtu, 27 Juli 2019 | 10:58 WITA


TAGS: Erupsi Gunung Tangkuban Perahu ACT



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: