Mycoprotein Lebih Percepat Pertumbuhan Massa Otot Ketimbang Protein Susu

Senin, 05 Agustus 2019 | 23:55 WITA

Mycoprotein Lebih Percepat Pertumbuhan Massa Otot Ketimbang Protein Susu

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Badung. Berdasarkan hasil penelitian, Mycoprotein dapat membantu pertumbuhan massa otot setelah berolahraga, jauh lebih baik dibandingkan protein susu. 
 

Hal ini terungkap saat Andy Kusumo, Director of Science and Technology, Quorn memaparkan hasil penelitian saat konferensi empat tahunan "Asian Congress of Nutrition (ACN) 2019", di Nusa Dua, Bali.
 
Dikatakan Mycoprotein merupakan sumber protein alternatif yang berasal dari jamur fusarium venenatum yang tumbuh secara alami dari tanah. Apabila dibandingkan dengan produksi protein hewani, Mycoprotein menggunakan 90% lebih sedikit lahan dan air, sehingga dapat mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan. Hasil penelitian juga membuktikan bahwa kandungan gizi Mycoprotein tinggi serat, tetapi rendah lemak jenuh. 
 
Di Indonesia sendiri, menurutnya kebiasaan mengkonsumsi makanan pengganti daging dari jamur alami seperti tempe dan oncom sudah sangat tidak asing lagi. Oleh sebab itu, Mycoprotein dapat menjadi alternatif pilihan protein bernutrisi ramah lingkungan yang tepat untuk membantu kelanjutan pertumbuhan industri pangan, di tengah-tengah populasi Indonesia yang terus meningkat.
 
“Di Indonesia, beberapa masalah nutrisi disebabkan oleh rendahnya asupan protein. Oleh karena itu, sumber makanan tinggi protein seperti Mycoprotein sangatlah tepat untuk mengisi kekurangan tersebut,” kata Andy.
 
Sebagai satu-satunya brand makanan protein bebas daging di dunia yang konsisten melakukan riset ilmiah mengenai berbagai manfaat kesehatan selama beberapa dekade terakhir, hasil penelitian terbaru Quorn membuktikan bahwa Mycoprotein sangat mudah diserap oleh tubuh dan merupakan sumber protein yang efektif untuk membangun massa otot.
 
Penemuan ini didukung oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Exeter di Inggris, yang melibatkan 20 orang pria berusia muda dengan kondisi fisik yang sehat dan bugar, dengan mensimulasikan kegiatan latihan angkat beban menggunakan otot kaki. 
 

Masing-masing peserta simulasi ini pun mengonsumsi satu dari dua jenis protein, kemudian perkembangan otot mereka dicatat. Hasil membuktikan bahwa mereka yang meminum suplemen Mycoprotein mengalami pertumbuhan otot 120 persen lebih cepat dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi asupan protein. 
 
Pada waktu yang sama, terlihat bahwa mereka yang mengonsumsi protein susu hanya mengalami pertumbuhan otot 60 persen lebih cepat.
 
 “Hasil riset tersebut sangat memuaskan, terutama ketika kami melihat beberapa individu yang lebih memilih sumber protein non-hewani untuk menunjang pemeliharaan dan adaptasi massa otot mereka dalam berolahraga. Hasil penelitian kami pun menunjukan bahwa Mycoprotein dapat membantu mempercepat pertumbuhan massa otot, apabila dibandingkan dengan protein hewani (protein susu). Kami sangat antusias untuk melihat temuan ini dapat dilanjutkan menjadi studi pelatihan jangka panjang pada populasi yang lebih luas,” menurut Benjamin Wall, Associate Professor Nutritional Physiology, University of Exeter. (bbn/rls/rob)


Senin, 05 Agustus 2019 | 23:55 WITA


TAGS: Mycoprotein Otot Protein Susu



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: