Demer: DPD Partai Golkar Bali Bulat Dukung Airlangga Hartarto

Kamis, 08 Agustus 2019 | 19:20 WITA

Demer: DPD Partai Golkar Bali Bulat Dukung Airlangga Hartarto

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Badung. PLT Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Gde Sumarjaya Linggih, menyatakan DPD Partai Golkar Bali bulat mendukung Airlangga Hartarto dalam Munas Partai Golkar pada Desember 2019 mendatang.
 
Hal ini disampaikan pria yang akrab dipanggil Demer ini di sela acara konsolidasi organisasi dan deklarasi dukungan DPD partai Golkar Provinsi Bali kepada Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum DPP partai Golkar periode 2019 sampai 2024 Kamis (8/8/2019), di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali. 
 
Ia menyampaiakan, dilihat hasil pleno dari Kabupaten maupun Provinsi, telah menyatakan dukungan tertulis serta ditandatangani diatas meterai kepada Airlangga. Pernyataan tersebut juga telah diberikan kepada Ketua Umum Partai Golkar.
 
"Tentu tetap kami melihat, membandingkan dan mengamati juga sebelumnya. Jika dilihat sebelumnya, telah berapa berencana akan maju. Akan tetapi, kami telah menyatakan dukungan kepada Bapak Airlangga Hartarto," katanya.
 
Demer mengatakan, DPD Partai Golkar Provinsi Bali mendukung Airlangga dengan melihat bibit, bebet, serta bobot.
 
"Dari bibit seorang Airlangga Hartarto adalah putra seorang Menteri pada zamannya juga telah sangat berhasil. Dilihat secara gennya, kecerdasan dan sebagainya tidak perlu disangsikan lagi. Bobot beliau merupakan tamatan di Universitas yang cukup favorit di Indonesia yaitu UGM serta menamatkan kuliah di Australia. Apa lagi beliau sempat menjadi pimpinan di Komisi 7 di DPR RI. Kemudian sempat juga menjadi pimpinan di komisi 6 DPR RI. Yang saat ini beliau telah menjabat sebagai Menteri," bebernya.
 
Selain itu, sambung Demer, dilihat dari penampilan juga sederhana, tidak sombong serta tidak merasa ganteng.
 
"Kesederhanaan beliau baik dalam bertutur kata maupun beretika juga cukup baik. Itu yang kami sebut dengan bebet," ucapnya.
 
Dilihat dari nama juga masuk dengan orang Bali. Airlanga dilihat pada zaman abad ke 10. Dimana Raja Bali bernama Udayana yang kawin dengan Mahendradatta yang akhirnya melahirkan seorang putra bernama Airlanga. Yang menjadi raja besar di Pulau Jawa pada saat itu. 
 
Dan diceritakan juga ada pertentangan antara ideologi Siwa dan Budha dimana akhirnya dirinya menyatukan kedua ideologi itu, dengan membuat kekawin  Sutasoma yang menghasilkan semboyan Bhineka Tungal Ika yang hingga saat ini masih digunakan di Indonesia.
 
"Nama Airlangga ini sangat menarik bagi kami di Bali, dan saya yakini beliau akan menjadi seorang pemimpin besar nantinya," tutupnya. [bbn/aga/psk] 


Kamis, 08 Agustus 2019 | 19:20 WITA


TAGS: golkar bali airlangga



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: