PMI Distribusi 60.000 Liter Air Bersih di Wilayah Terdampak Kekeringan di Bali

Sabtu, 07 September 2019 | 20:00 WITA

PMI Distribusi 60.000 Liter Air Bersih di Wilayah Terdampak Kekeringan di Bali

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Palang merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial (Dinsos), dan ACT bersinergi membantu masyarakat terdampak kekeringan dengan melakukan giat pendistribusian air bersih. 
 

Staff PB PMI Provinsi Bali, I Putu Dedy Rimbawan mengatakan pelayanan distribusi air yang dilaksanakan PMI merupakan salah satu cara PMI dalam memberikan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan Air di musim kemarau ini. Wilayah – wilayah yang memiliki intensitas hujan rendah seperti wilayah kabupaten Karangasem, Bangli Dan Buleleng menjadi prioritas pendistribusian air bersih. 
 
 
Pada kesempatan yang berbeda terkait layanan distribusi air yang dilakukan PMI, Kepala Markas PMI Provinsi Bali, Budi Suharjo menyatakan saat ini PMI Provinsi Bali mendukung PMI Kabupaten Karangasem untuk mendistribusikan air bersih ke masyarakat, hingga tanggal 5 September 2019 sebanyak 60.000 Liter air bersih telah didistribusikan yang menyasar 4 kecamatan Di Kabupaten Karangasem yaitu Kecamatan Abang, Bebandem, Karangasem, dan Kubu. 
 
Dalam kegiatan ini PMI selalu berkoordinasi dengan BPBD setempat. Untuk selanjutnya PMI Provinsi Bali akan terus mendukung PMI Kabupaten yang berencana memberikan pelayanan air bersih untuk masyarakat. Selain itu kegiatan pendistribusian air bersih ini juga didukung oleh program Sahabat PMI yang merupakan komunitas yang berkontribusi berupa donasi untuk pelaksanaan program dan kegiatan PMI. 
 
 
Masyarakat sejauh ini merasa sangat puas dan berterimakasih terhadap layanan air bersih yang diberikan PMI. Harapan masyarakat ke depannya PMI bisa meningkatkan jumlah air yang didistribusikan sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang terbantu. 
 
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis data wilayah Indonesia yang berpotensi mengalami kekeringan di awal musim kemarau. Pulau Bali menjadi salah satu daerah yang diberi warna merah sebagai tanda “awas” dikarenakan curah hujan sangat rendah di wilayah Bali dengan hari tanpa hujan terjadi cukup lama dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini mengakibatkan warga kesulitan memperoleh air bersih sehingga memohon bantuan  pendistribusian air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari–hari. (bbn/rls/rob)


Sabtu, 07 September 2019 | 20:00 WITA


TAGS: PMI Distribusi Air Bersih Terdampak Kekeringan



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: