search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Terduga Teroris Jaringan ISIS di Poso Datangi Kantor Polisi
Kamis, 19 Mei 2022, 12:35 WITA Follow
image

beritabali.com/ist/suara.com/Terduga Teroris Jaringan ISIS di Poso Datangi Kantor Polisi

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Satu terduga teroris berinisial MRW (22) di Poso, Sulawesi Tengah menyerahkan diri ke pihak kepolisian. MRW disebut memiliki keterlibatan dengan jaringan teroris Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyebut MRW menyerahkan diri di Kecamatan Bengkulu Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah pada Rabu (18/5/2022) kemarin. 

"Identitas inisial MRW jenis kelamin laki-laki," kata Ramadhan kepada wartawan, Kamis (19/5/2022).

Dari hasil penyelidikan, MRW diketahui telah dua kali mengikuti kegiatan idat atau pelatihan. Selain itu, MRW juga telah melakukan baiat kepada amir ISIS. 

"Melakukan idad sebanyak dua kali dan baiat kepada amir ISIS," ungkap Ramadhan. 

24 Terduga Teroris Ditangkap

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri sebelumnya telah mengamankan 24 terduga teroris jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) dan ISIS. Mereka ditangkap Sulawesi Tengah, Bekasi, Jawa Barat, dan Kalimantan Timur.

Selain menangkap para terduga teroris, Densus 88 Antiteror Polri turut pula mengamankan beberapa barang bukti. Beberapa barang bukti tersebut di antaranya; delapan pucuk senapan PCP berikut peredam dan penyangga, satu pucuk senapan PCP merah hitam, satu pucuk senjata api revolver, dua buah magasin M16, 244 butir amunisi kaliber 5,56 mm, 10 butir amunisi kaliber 38 spesial, dan dua bungkus isi peluru mimis peluru.

Kemudian, satu buah panah, enam buah anak panah, 22 bilah panah, empat bilah badik, satu buah pisau lipat, dan 26 unit handphone. 

"Ini adalah barang bukti yang diamankan dari hasil penggeledahan di rumah 24 tersangka," jelas Ramadhan di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (17/5/2022).

Berdasar hasil penyelidikan awal, kata Ramadhan, dari 24 terduga teroris ini beberapa diantaranya telah berbaiat kepada ISIS. Mereka juga diketahui terlibat dalam beberapa kali kegitan pelatihan.

"Jadi, beberapa orang ini telah melakukan baiat kepada pemimpin ISIS yang baru yaitu Abu Hasan al-Hashemi al-Qurashi," pungkasnya.(sumber: suara.com)

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami