search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Viral 2 Oknum Pegawai Dukcapil Diduga Selingkuh di Hotel Terancam Dipecat
Kamis, 11 Maret 2021, 16:00 WITA Follow
image

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Bupati Bima Hajah Indah Dhamayanti Putri telah memerintahkan untuk memecat dua oknum pegawai Dukcapil AI dan NA. Dua pegawai Dukcapil dengan status kontrak ini diduga selingkuh, setelah istri sah AI melabrak NA di Hotel Marina Inn dan videonya viral di medsos.

Perintah pemecatan itu disampaikan orang nomor satu di Kabupaten Bima kepada Kepala Dukcapil Bima Salahuddin. Kepala BKD dan Diklat Kabupaten Bima, Agus Salim menyampaikan jika Kepala Dukcapil telah dipanggil Bupati, Wakil Bupati dan Sekda.

"Disuruh berhentikan kalau terbukti bersalah," ujarnya.

BKD juga konfirmasi kepada Kepala Dukcapil. Agus meminta kepala Dukcapil untuk memanggil dua oknum pegawai kontrak itu. 

"Bila perlu dikeluarkan. Kalau memang ada SK kontrak, silakan BAP yang bersangkutan. Kalau terbukti silakan berhentikan," tegasnya.

Agus menegaskan, pihaknya memberikan rekomendasi berjenjang kepada Dukcapil. Jika dua oknum pegawai tersebut berstatus sukarela, ia meminta untuk dikeluarkan. Tapi, karena keduanya memiliki SK kontrak, maka harus di BAP terlebih dahulu.

"Kami menunggu sikap dari Dukcapil sekarang. Apakah diindahkan atau tidak. Sarankan kami ya diberhentikan," tandasnya.

Terpisah, Kadis Dukcapil Bima Salahudin membenarkan jika pimpinan memerintahkan untuk mengambil tindakan tegas.

 "Saya sudah dipanggil pimpinan dan Pak Sekda, suruh pecat. BKD juga sudah konfirmasi. Tapi kami menghargai orang, kami panggil dulu," jelasnya.

Dari awal, Salahuddin mengaku, ia disuruh ambil tindakan tegas oleh pimpinan. Karena itu, ia telah memanggil dua anak buahnya. Namun keduanya belum sempat hadir karena masih dalam proses di Kepolisian.

"Saya panggil mereka. tapi mereka alasannya masih dipanggil polisi. Jadi belum bisa ambil BAP," ungkapnya.

Ia mengaku salah satu dari dua oknum pegawai kontrak itu memang pernah masuk kantor. Tapi belum bisa diambil BAP karena satu orang lagi sakit.

"Jadi belum sempat menghadap. Mereka intinya belum saya pecat. Kalau bersalah, ngapain dilindungi," tegasnya.

Sebagai informasi, AI dan teman wanitanya NA dilabrak IP saat turun dari hotel Marina Inn, Kota Bima, Minggu (14/2) lalu. IP merupakan istri dari AI. Video IP melabrak AI dan NA viral di media sosial. Saat ini, IP telah melaporkan AI dan NA ke Polres Bima Kota. Sedangkan NA melaporkan IP ke Polsek Rasanae Barat. 

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami