search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
3 Sosok Menerima Penghargaan Sebagai Legacy Makers 2021
Senin, 25 Oktober 2021, 16:40 WITA Follow
image

beritabali.com/ist/3 Sosok Menerima Penghargaan Sebagai Legacy Makers 2021

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Hari ini tiga sosok anak bangsa yang telah berkarya dan konsisten di bidangnya menerima penghargaan sebagai Legacy Makers dari Larutan Penyegar Cap Badak yang bekerjasama dengan KOMPAS Media Group. Program ini diselenggarakan dalam rangka memperingati 40 tahun PT Sinde Budi Sentosa sekaligus menggaungkan semangat dan konsistensi berkarya sebagai anak bangsa. 

Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A (Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama), Didiet Maulana (Founder of IKAT Indonesia) dan William Wongso (Pakar Kuliner Indonesia) adalah ketiga sosok penerima penghargaan Legacy Makers 2021. 

“Empat puluh tahun menghadapi pasang surut sebagai brand dan produk kesehatan, kami menyadari bahwa orisinalitas dan konsistensi adalah dua hal yang membawa kami sampai pada di titik ini. Untuk memperingati hal tersebut, kami mengeluarkan produk terbatas Larutan Penyegar Cap Badak Legacy sekaligus membuat Program Legacy Makers. Atas dasar pemikiran, bahwa banyak karya-karya di Indonesia yang juga bisa dikatakan sebagai Legacy dan perlu diapresiasi, perlu digaungkan, perlu ditularkan. Terutama untuk menginspirasi generasi-generasi penerus.” ujar Jony Yuwono selaku Vice President Director PT Sinde Budi Sentosa.

Didiet Maulana, perancang busana yang mengangkat tenun dalam setiap karyanya, merespon penghargaan ini, “Sebuah apresiasi yang sangat tinggi untuk saya, bisa menjadi bagian dari program Legacy Makers, bersama tokoh besar lainnya, mudah mudahan ini bisa menjadi semangat baru untuk terus berkarya dan membesarkan warisan budaya Indonesia baik untuk diri saya pribadi dan teman teman kreatif yang ada di Indonesia.”

Demikian juga Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A, tokoh yang menyampaikan pemikiran-pemikirannya juga tentang islam nusantara, “Selayaknya orang yang dianggap memiliki kontribusi besar, sepertinya saya belum sampai ke tahap itu, untuk itu saya merasa terhormat telah diberikan kesempatan bersama tokoh besar lainnya. Terima kasih semoga Program Legacy Makers bisa terus memberikan kontribusi besar kepada Indonesia.”

Senada dengan Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A, William Wongso, sosok dibalik kepopuleran rendang di mancanegara menyampaikan pesan, “Segala sesuatu yang dilakukan dari hati tentu akansampai ke hati, tidak pernah terpikir bahwa saya akan mendapatkan penghargaan sebagai legacy maker dari dunia kuliner. Terima kasih, Semoga Program Legacy Makers ini dapat menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya.”

“Tidak berhenti sampai memberi penghargaan, kami membuat akun @legacymakers.id untuk menceritakan kepada generasi penerus dan bahkan pada dunia, legacy-legacy lainnya dari Indonesia sejak dahulu. Layaknya Larutan Penyegar Cap Badak yang orisinal berangkat dari racikan jamu hingga sekarang menjadi sebuah brand dengan jaringan multinasional, harapannya generasi penerus juga menerapkan nilai orisinal dan konsisten untuk berkarya, berkontribusi bagi negara.” Tutup Jony Yuwono.  

Saksikan Program "Legacy Makers" di Kompas TV hari Sabtu, 30 Oktober 2021 pukul 20.00 WIB. 

Kunjungi situs resmi https://www.larutanpenyegar.com/ dan sosial media LPCB, IG: @legacymakers.id

Reporter: bbn/rls



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami