search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Kepala Daerah PDIP Gelombang Kedua Siap Ikuti Retreat Arahan Megawati
Sabtu, 5 April 2025, 21:24 WITA Follow
image

bbn/Suara.com/Kepala Daerah PDIP Gelombang Kedua Siap Ikuti Retreat Arahan Megawati.

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, kembali mengingatkan pentingnya disiplin kader partai dalam mengikuti agenda internal. 

Salah satunya adalah kegiatan retreat kepala daerah gelombang kedua, yang ditujukan bagi para kader PDIP yang belum hadir pada sesi pertama.

Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah, menegaskan bahwa partainya telah menyepakati agar seluruh kepala daerah dari PDIP yang belum sempat hadir dalam gelombang pertama, wajib mengikuti gelombang lanjutan.

"Ya benar sudah ada kesepakatan kami bahwa kada dari PDIP yang belum ikut retreat angkatan pertama akan ikut pada angkatan ke kedua," kata Basarah kepada wartawan, Kamis (3/4).

Basarah juga menegaskan bahwa arahan ini datang langsung dari Megawati Soekarnoputri. "Benar hal tersebut adalah arahan dari Bu Mega," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, mengungkapkan bahwa masih terdapat puluhan kepala daerah yang belum mengikuti kegiatan retreat sebelumnya, yang digelar di Akmil Magelang pada akhir Februari lalu.

“Ada sekitar 49 kepala daerah yang belum mengikuti retreat pada gelombang pertama pada Februari akhir lalu di Akmil (Akademi Militer) Magelang,” kata Bima.

Menurutnya, berbagai faktor menjadi penyebab ketidakhadiran kepala daerah tersebut, mulai dari agenda sidang sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK) hingga proses Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang masih berlangsung.

“Kepala daerah yang belum mengikuti retreat di antaranya teman-teman yang di Bali yang nggak sempet ikut. Kemudian juga ada gugatannya yang ditolak di Mahkamah Konstitusi," jelasnya.

Kegiatan retreat ini menjadi bagian dari penguatan ideologi dan konsolidasi kader, terutama menjelang dinamika politik yang semakin padat jelang Pilkada Serentak 2024. (sumber: Kumparan)

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami