search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Indonesia Berpotensi Jadi 'Ibu Kota Kripto' Asia
Selasa, 14 Juni 2022, 17:10 WITA Follow
image

bbn/Suara.com/Indonesia Berpotensi Jadi 'Ibu Kota Kripto' Asia

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Indonesia berpotensi jadi pusat kripto Asia seiring tingginya minat terhadap pasar tersebut. Selain itu, saat ini Indonesia sudah menjelma sebagai salah satu pasar kripto dengan populasi terbesar di dunia.

Mengutip Blockchain media, diperkirakan 41 persen dari total penduduk Indonesia yang memiliki aset kripto. Tidak hanya itu, 64 persen warga Indonesia meyakini aset digital ampuh melawan inflasi.

Kementerian Perdagangan menyebut, transaksi Bitcoin saat ini tumbuh lebih dari 14 kali lipat dari total Rp 60 triliun (US$4,1 miliar) pada tahun 2020, menjadi total Rp 859 triliun (US$59,83 miliar) pada tahun 2021.

Faktor Pendukung Kripto di Indonesia

Pertumbuhan pesat aset kripto di Indonesia tidak lepas dari regulasi Bappebti yang memasukkan kripto sebagai komoditas dan diperdagangkan secara sah dan legal. Berkat ini, masyrakat Indonesia merasa aman dan terlindungi.

Selain itu, perkembangan kripto di tanah air juga didukung perusahaan Indonesia yang mengadopsi teknologi terkait seperti NFT. NFT, kripto dan game blockchain menjadi tiga sektor utama yang dilirik di tanah air.

“Pengembang game Indonesia mulai menjadi sorotan dalam rangka merevolusi industri game di Indonesia. Saya percaya bahwa ekosistem kripto memainkan peran penting dalam memperbesar ekonomi game dan komunitas game Indonesia,” ujar Co-Founder dan CEO dari perusahaan game NFT CREOENGINE Javier Tan.

Selain itu, saat ini setidaknya ada 17 perusahaan yang mendapatkan izin Bappebti untuk menyelenggarakan perdagangan kripto di Indonesia.

“Melegalkan aset kripto di Indonesia adalah perjalanan panjang dan masih belum sepenuhnya tercapai, tetapi berjalan dengan lancar dan menunjukkan jalur yang baik. Dibutuhkan seluruh ekosistem untuk mendukung gerakan ini untuk membawa manfaat bagi seluruh industri. Saya percaya Indonesia memiliki potensi untuk menjadi pemimpin dalam pengembangan blockchain di Asia,” ujar CEO Indodax, Oscar Darmawan.

Aturan dan pedoman transaksi kripto di Indonesia juga terus dikembangkan, terbaru melalui konferensi BlackArrow edisi keempat yang bertajuk “BLOCKJAKARTA-Crypto 2022 & Beyond,” akan diadakan di hotel Ritz Calrton Pacific Palace, Jakarta, pada tanggal 30 Juni.

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami