PSK Online di Panjer yang Dibunuh Meninggalkan Bayi Usia Tiga Bulan
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Meninggalnya pekerja seks komersial AS di Panjer, Denpasar ternyata juga meninggalkan seorang bayi yang baru lahir pada Bulan Oktober 2022 lalu.
Kini, dengan meninggalnya AS dan status AS yang sudah bercerai membuat bayi tersebut menjadi tanpa ayah dan ibu kandungnya.
AS yang berasal dari Batam baru tiba di Bali pada Juni 2022 itu diperkirakan dalam kondisi mengandung anaknya.
“Korban (AS) mulai tinggal disini itu bulan Juni tahun 2022 dan di sini bersama bayinya, kemarin masih mengandung. Kemudian melahirkan di sini di Oktober tahun 2022,” tutur Kapolresta Denpasar Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas saat konferensi pers di Mapolresta Denpasar, Jumat (6/1/2023).
Kombespol Bambang menyebut kini bayi tersebut sudah dititipkan dengan teman AS yang bertempat tinggal di kos yang sama.
“Kemudian yang bersangkutan atau bayi dari korban diasuh oleh temannya satu teman yang kenal, yaitu satu tempat kos,” imbuhnya.
Sementara itu, tersangka pelaku pembunuhan yang merupakan pria asal Blitar berinisial RAPB (26) mengaku menyesali perbuatannya telah membunuh AS. Perbuatan tersebut membuatnya masih kepikiran hingga saat ini.
Namun, RAPB menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui jika AS sudah memiliki anak. Pasalnya, saat mereka bertemu, AS tidak mengakui hal tersebut, dan RAPB baru mengetahui kebenarannya saat sudah ditahan.
“Belum tahu, baru tahu setelah saya berada di sini (ditahan). Korban (mengaku) belum punya keluarga,” ujarnya. (sumber: Suara.com)
Editor: Robby
Reporter: bbn/net