search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Jembrana Perkuat Toleransi Lewat Silaturahmi dan Halal Bihalal
Rabu, 2 April 2025, 10:08 WITA Follow
image

beritabali/ist/Jembrana Perkuat Toleransi Lewat Silaturahmi dan Halal Bihalal.

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Komitmen dalam merawat toleransi serta semangat menyame braya di Kabupaten Jembrana terus diperkuat. Hal ini tercermin dalam momen silaturahmi sekaligus halal bihalal Idulfitri yang digelar di kediaman Lurah Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, Selasa (1/4/2025).

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan dihadiri berbagai tokoh, termasuk anggota DPRD, Lurah Loloan Barat dan Loloan Timur, Bendesa Adat Lokasari beserta jajaran, tokoh agama, tokoh pemuda, serta unsur masyarakat lainnya.

Seluruh tokoh yang hadir menegaskan komitmen dalam menjaga toleransi yang telah terjalin dengan baik di Jembrana. Upaya tersebut juga mencakup persiapan agar pelaksanaan Hari Raya Nyepi ke depan dapat berlangsung lebih baik.

Keberagaman adat dan agama menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kelurahan Loloan Timur dan Loloan Barat. Ikatan kebersamaan ini telah terjalin erat dengan konsep menyame braya yang diwariskan secara turun-temurun.

"Kami melakukan evaluasi terhadap kegiatan keagamaan yang telah berjalan. Ke depannya, kami akan berupaya meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak agar setiap perayaan hari besar tetap mengedepankan humanisme serta dapat terlaksana dengan lebih baik," ujar Lurah Loloan Timur, Syukron Hadiwijaya.

Bendesa Adat Lokasari, I Nengah Mahadiarta, menekankan bahwa pelaksanaan hari raya, khususnya Nyepi di wilayah Loloan Timur, memerlukan tingkat toleransi yang tinggi. Saling menghormati kepercayaan masing-masing menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

"Harapan kami ke depan adalah menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian Hari Raya Nyepi dengan memperkuat komunikasi antara seluruh elemen masyarakat," tuturnya.

Mahadiarta menambahkan, adanya kesepakatan antara seluruh tokoh di Loloan Timur menjadi langkah penting dalam mempertahankan nilai toleransi yang telah berjalan lama, agar dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

"Kami bersama Lurah, tokoh masyarakat, serta sesepuh Alim Ulama di Loloan Timur dan Loloan Barat sepakat untuk terus menjaga kebersamaan serta mempererat keharmonisan yang telah terjalin sejak dulu melalui silaturahmi," ungkapnya.

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami