WFA Kurangi Kepadatan Arus Balik, ASDP Antisipasi Lonjakan di Gilimanuk
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Penerapan kebijakan Work from Anywhere (WFA) berkontribusi dalam mengurangi kepadatan arus balik Lebaran dengan mendistribusikan perjalanan lebih merata.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengingatkan pemudik untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memastikan tiket telah dipesan melalui aplikasi atau agen resmi Ferizy sebelum tiba di pelabuhan.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Shelvy Arifin, mengungkapkan bahwa kebijakan WFA membantu mengurangi lonjakan penumpang pada hari tertentu.
"Kebijakan WFA berkontribusi pada kelancaran lalu lintas di pelabuhan, mengurangi lonjakan kepadatan di hari-hari tertentu," jelasnya.
Lonjakan Arus Balik di Gilimanuk
Di jalur Jawa-Bali, arus balik dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk mengalami peningkatan signifikan. Pada H+1 Lebaran, sebanyak 37.943 penumpang menyeberang, naik 24,3% dibandingkan tahun lalu. Jumlah kendaraan yang menyeberang juga meningkat 24,7% menjadi 10.467 unit.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, ASDP menerapkan delaying system di beberapa titik strategis, termasuk Terminal Bus Gilimanuk dan UPPKB Cekik bagi kendaraan barang. Langkah ini bertujuan untuk mengatur arus kendaraan menuju pelabuhan agar lebih terkendali.
Shelvy menegaskan bahwa ASDP terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kelancaran layanan.
"Kami berupaya menjaga ketersediaan kapal, mengoptimalkan operasional, serta mengelola antrean kendaraan agar arus balik dapat berjalan dengan baik," katanya.
ASDP mengimbau pengguna jasa untuk menghindari puncak arus balik dan menaati jadwal keberangkatan agar perjalanan lebih nyaman dan efisien.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr