Australia Larang Impor Produk RI Ini
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Australia memperkenalkan pembatasan baru guna menghentikan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). Negeri itu melarang impor produk daging untuk penggunaan pribadi dari semua negara dengan kasus PMK.
Setidaknya 70 negara terdampak, termasuk Indonesia. Mengutip data siagapmk RI, PMK telah menyebar di 24 provinsi dan 296 kabupaten kota, dengan 518.624 total kasus di mana 382.693 dinyatakan sembuh.
Makanan seperti pate (olesan roti terbuat dari daging) hingga kerupuk babi diarang. Aturan telah berlaku tengah malam Rabu (7/9/2022).
Namun, Menteri Pertanian Australia Murray Watt mengatakan larangan itu tidak berlaku untuk impor produk daging penggunaan komersial. Pasalnya, bisnis sudah harus mematuhi peraturan bea cukai yang ketat.
"Saat penyakit ini pertama kali masuk ke Indonesia, bahkan sebelum sampai ke Bali, Departemen Pertanian justru memperketat aturan tentang mereka yang ingin mengimpor, untuk alasan komersial, daging dan produk susu," tegasnya pada Sky News, dikutip News.com.au.
Baca juga:
Bar Karaoke Kebakaran, 32 Orang Tewas
"Dan sejumlah produk benar-benar ditangguhkan sertifikatnya," tambahnya.
PMK sendiri belum masuk Australia. Namun jika terjadi, ini akan memusnahkan industri peternakan negeri itu, dengan biaya AU$80 miliar selama satu dekade.
"Kemungkinan wabah lokal sekitar 12 persen. Itu perkiraan terbaik yang kami miliki," tambahnya.
Sebelumnya untuk membendung wabah, Australia telah menerapkan aturan biosekuriti di pintu masuk perbatasan, seperti bandara. Pelancong yang datang dari negara kasus PMK akan diberi perlakukan ketat.
Khusus RI, di Juli, Australia bahkan berjanji mengirimkan 1 juta dosis vaksinasi PMK senilai AU$1,5 juta. Vaksin telah tiba dua pekan lalu.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Juniar
Reporter: bbn/net