search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Cuaca Buruk, Pengelola Tanah Lot Perketat Pengawasan Wisatawan
Senin, 2 Januari 2023, 19:05 WITA Follow
image

beritabali/ist/Cuaca Buruk, Pengelola Tanah Lot Perketat Pengawasan Wisatawan.

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Pihak menajemen Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot memperketat pengawasan terhadap wisatawan ketika cuaca sedang tidak bagus. Terutama saat ombak pasang dan angin kencang. Pihak manajemen menyiagakan petugas penjaga pantai secara penuh. 

“Juga kami selalu pasang pembatas jika ombak pasang,” kata sekretaris Manajer DTW Tanah Lot I Putu Toni Wirawan beberapa waktu lalu. 

Selain itu, pihak pengelola secara rutin memberitahukan kondisi pasang surut air laut pada pengunjung melalui pengumuman secara langsung. Tidak hanya penjaga pantai, satpam DTW Tanah Lot juga ikut melakukan pengawasan pada wisatawan. 

“Terutama titik foto yang rawan. Jika memungkinkan, akan kami biarkan. Jika kondisi cuaca kurang bagus, akan ditegur oleh penjaga pantai atau satpam,” ujarnya. 

Selain hujan, beberapa hari terakhir cuaca Pulau Dewata juga diterjang angin kencang. Bahkan, angin kencang membuat pohon bertumbangan dan menimbulkan kerugian. 

Sementara untuk jumlah kunjungan, pada 2022 DTW Tanah Lot mencetak rekor dengan kedatangan 1,3 juta wisatawan. Jumlah ini didominasi oleh wisatawan domestik. 

Toni mengatakan, Jumlah kunjungan hingga 31 Desember 2022 sebanyak 1.321.087. Wisatawan domestik sebanyak 989.698 orang dan wisatawan mancanegara sebanyak 331.389 orang. 

“Untuk kunjungan harian sudah diangka 4 ribuan wisatawan dan pada masa liburan bisa tembus hingga 8 ribuan wisatawan,” ujarnya. 

Ia berharap kondisi ini bisa terus bertahan sehingga kondisi pariwisata Tabanan dan Bali bisa kembali normal. Mengingat saat Pandemi Covid-19 DTW Tanah Lot pernah tutup selama tiga bulan.

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/tab



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami