search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Dadong Orti Tewas Dengan Belasan Luka Tusuk
Kamis, 4 November 2010, 21:31 WITA Follow
image

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Warga Banjar Banjar Pemebetan, Kapal, Mengwi, pada Kamis (04/11), geger. Seorang nenek (dadong), Ni Ketut Orti (65) ditemukan tewas berlumuran darah di warung kelontong miliknya, di samping Pura Sada, Kapal. Dadong ini tewas dengan belasan luka tusuk di sekujur tubuhnya.

Mayat Ni Ketut Orti kali pertama ditemukan suaminya, I Made Santra (70) sekitar pukul 04.30 dinihari. Saat kejadian, ia mendatangi warung untuk melihat istrinya.

Kakek yang sulit mendengar ini terkejut melihat istrinya terkapar bermandikan darah. Lantas, dia membangunkan anak tiri almarhum, Nyoman Nuada (51).

Korban ditemukan dalam keadaan berdarah darah di warung, lukanya banyak,duga Gede Putra Adnyana, keponakan Orti di lokasi kejadian.


Tragisnya, di tubuh korban ditemukan belasan luka tusuk dan luka sayatan benda tajam. Yakni di dagu, di atas mulut, hidung dan pipi kanan.

Mengetahui korban tewasnya, sang suami dibantu oleh beberapa orang lain, membawa jasad Orti ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan.

Korban adalah istri kedua dari I Made Santra. Dari pernikahan itu mereka dikaruniai empat orang anak yang semuanya adalah perempuan.

Dari 4 anak, 3 orang meninggal sejak kecil dan hanya tersisa satu orang yakni Jero Trijata (31) yang kini tinggal di Banjar Gunung Pande Tumbak Bayuh Mengwi Badung.

Sementara dari istri pertama sudah meninggal, Made Santra dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Nyoman Nuada (51) yang juga tinggal di komplek rumah tersebut. (spy)

 

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami