search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Sekeluarga Naik APV Oleng di Klungkung: Istri Tewas, 3 Anak Luka
Selasa, 11 Oktober 2022, 20:06 WITA Follow
image

beritabali/ist/Sekeluarga Naik APV Oleng di Klungkung: Istri Tewas, 3 Anak Luka

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.

Mobil Suzuki APV DK 1565 EL yang ditumpangi satu keluarga berjumlah 5 orang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Ida Bagus Mantra wilayah Desa Tojan Klungkung, pada Selasa 11 Oktober 2022 pagi. 

Dalam kejadian itu seorang ibu rumah tangga, Kadek Wili (27) tewas. Sedangkan di lokasi, Tim SAR mengevakuasi sopir sekaligus suami korban yang terjepit di dalam mobil. Sementara ketiga anaknya yang masih kecil mengalami luka-luka. 

Menurut Komang Sudiarsa selaku Koordinator Tim Rescue Basarnas Bali, mobil APV tersebut melaju dari arah Karangasem hendak menuju Denpasar. Namun setibanya di TKP, mobil hilang kendali hingga oleng ke kiri dan terperosok ke parit. 

"Kecelakaan mengakibatkan 1 orang meninggal dunia sementara 4 orang mengalami luka-luka," ujar Sudiarsa dalam keterangan persnya. 

Dari data yang dihimpun, korban yang mengalami kecelakaan yakni Kadek Emon Swastika (27) tinggal di Banjar Nusu Desa Sukadana, Kubu Karangasem. Emon yang merupakan seorang suami sekaligus sopir ini mengalami luka berat patah tulang kaki kiri. 

Nahas, istrinya bernama Kadek Wili (27) tewas dalam kecelakaan tersebut. Tidak hanya pasangan suami istri (pasutri) yang mengalami luka luka tapi juga anaknya bernama Putu Cantika Dewi (9). 

Bocah anak pertama dari pasutri itu mengalami luka memar di pelipis. Sedangkan anak keduanya Kadek Eva (8) mengalami luka pada bagian kepala dan patah tulang kiri. Anaknya yang 3 bernama Komang Wardika (2) juga mengalami luka luka pada patah tulang kaki kiri dan kanan. 

"Ketiga anaknya mengalami luka luka," bebernya. 

Dijelaskan Komang Sudiarsa, dari peristiwa kecelakaan itu sopir Kadek Swastika terjepit dan memerlukan penanganan khusus. Sehingga tim SAR berjumlah 5 orang langsung menuju TKP untuk membantu proses evakuasi. Beruntung, dari evakuasi yang berjalan hingga pukul 07.30 WITA, Kadek Swastika  berhasil diselamatkan. 

"Korban terjepit kabin mobil dengan kondisi patah tulang paha dan cedera di kepala. Korban sudah berhasil diselamatkan" terangnya. 

Proses evakuasi berlangsung kurang lebih setengah jam lamanya. Selanjutnya Kadek Swastika dan para korban lainnya dibawa ke RSUD Klungkung dengan menggunakan Ambulance RSUD Klungkung. 

Selama proses evakuasi melibatkan tim SAR gabungan dari Basarnas Bali, Polsek Klungkung, BPBD Klungkung, RSUD Klungkung dan masyarakat setempat.

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami