search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Darah Mengalir di Pintu Kamar Ternyata dari Mayat Penghuni Kos
Minggu, 12 Desember 2021, 21:55 WITA Follow
image

beritabali/ist/Darah Mengalir di Pintu Kamar Ternyata dari Mayat Penghuni Kos.

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Saksi Suudi (50) tidak menyangka, darah yang mengalir dari pintu kamar kos ternyata berasal dari mayat membusuk di dalam kamar kos yang dihuni oleh Muzani (49). 

Sontak kejadian itu menggegerkan warga yang tinggal di Jalan Gunung Agung Gang Yamuna 3 nomor 2 Pemecutan Kaja Denpasar Utara, pada Sabtu 11 Desember 2021 sekitar pukul 16.00 WITA. 

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi, saksi kunci Suudi adalah penghuni kos yang tinggal di TKP. Sore itu sekitar pukul 16.00 WITA, saksi baru bangun tidur dan keluar dari kamar. Ia kaget melihat ada darah mengalir dari pintu kamar yang dihuni oleh Muzani. 

Saksi lantas curiga karena darah tersebut menimbulkan bau. Ia lalu menghubungi pemilik kos Ketut Suparta (57) dan keduanya mencoba membuka paksa pintu. Tapi setelah pintu terbuka, muncul aroma bau busuk dari dalam kamar. Keduanya kaget mendapati Muzani sudah jadi mayat dalam posisi terlentang. 

Warga yang mendengar penghuni kos meninggal antuasisme mendekat. Polisi juga datang ke TKP untuk melakukan penyelidikan. 

Dari informasi rekan korban yakni Rudi Sugiarto (37) mengaku ia sempat bertemu dengan korban pada Kamis 9 Desember 2021. 

Dijelaskannya, Muzani datang bersama istri dan anaknya untuk mengambil gaji. Pasalnya, Muzani merupakan seorang buruh harian lepas. 

"Saat korban datang tidak ada tanda tanda sakit," ujarnya. 

Sementara dari hasil Tim Identifikasi dan visum luar dari petugas Inafis Tim Iden Polresta Denpasar, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. 

Adapun benda-benda yang ditemukan di TKP yakni sebuah dompet warna hitam, obeng dan alat kerja, helm merk KYT warna hitam, sebuah tas selempang pinggang warna hitam, kotak dus helm berisikan pakaian, kotak plastik bungkus tissue, serta sebuah Handphone. 

"Jenazah korban sudah dibawa ke RSUP Sanglah dan pihak keluarga atau saudara korban sudah diarahkan untuk membuat laporan ke SPKT Polsek Denpasar Utara," ujar Iptu Sukadi. 

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami