search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Xi Jinping Ungkap Langkah China Genjot Pengaruh di Dunia
Minggu, 31 Desember 2023, 09:57 WITA Follow
image

beritabali.com/cnnindonesia.com/Xi Jinping Ungkap Langkah China Genjot Pengaruh di Dunia

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Presiden China Xi Jinping kembali mengungkapkan langkah-langkah strategis Beijing untuk menguasai hegemoni dunia.

Dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Xi Jinping bertekad untuk memanfaatkan "peluang strategis" dan menggenjot "pengaruh, daya tarik, dan kekuatan internasional" untuk membentuk pengaruh dunia yang berubah lebih cepat dengan penguatan kendali Partai Komunis China dalam urusan luar negeri.

Ia juga menekankan keteguhan China berdiri melawan "penindasan" dan "hegemoni" dari negara-negara Barat.

Pernyataan Xi Jinping itu dikemukakan saat pertemuan tertutup Partai Komunis China pada Kamis (28/12), membahas arah kebijakan luar negeri China.

Ia juga meminta para diplomat dan kader untuk "membuat terobosan baru, meningkatkan dominasi dunia dan menjaga semangat juang."

Pada 2018, China menggelar Konferensi Pusat untuk Urusan Luar Negeri pada 2018 selama dua hari.

Pertemuan itu dihadiri para petinggi partai seperti anggota Politbiro, pejabat senior pemerintahan, dan para diplomat termasuk belasan duta besar China.

Dalam pidatonya di konferensi itu, Xi Jinping menegaskan bahwa China menjadi kekuatan global yang "bertanggung jawab" sejak ia memimpin negara komunis tersebut sejak 2012.

Ia juga menekankan bahwa China telah mengatasi "beragam kesulitan dan tantangan" dalam upaya eksternal selama satu dekade terakhir. Namun, Xi juga mengingatkan "angin kencang dan gelombang besar" di masa depan karena dunia memasuki periode baru turbulensi dan transformasi.

Peringatannya itu merujuk pada perseteruan antara China dengan Amerika Serikat dan sekutunya terkait perbedaan ideologi dan geopolitik.(sumber: cnnindonesia.com)

Editor: Juniar

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami