search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Gerindra Harap Pilkada 2024 Dimenangkan Partai Koalisi Prabowo-Gibran
Selasa, 9 Juli 2024, 11:58 WITA Follow
image

beritabali.com/cnnindonesia.com/Gerindra Harap Pilkada 2024 Dimenangkan Partai Koalisi Prabowo-Gibran

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming berharap Pilkada 2024 di seluruh daerah dimenangkan oleh partai-partai yang ada dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).

"Pilkada ini memang idealnya, harapan pemerintah pusat, dimenangkan juga oleh partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju, harapan ya," kata Riza dalam Political Show di CNN Indonesia TV, Senin (8/7) malam.

Partai-partai yang tergabung dalam KIM antara lain Gerindra, Golkar, Partai Demokrat, PAN, PSI, Partai Bulan Bintang, Partai Gelora.

Riza mengatakan dengan Pilkada dimenangkan partai-partai di KIM, maka, kebijakan, program, kegiatan yang disusun pemerintah pusat bisa bersinergi dan diteruskan sampai ke tingkat bawah oleh kepala daerah.

"Untuk itu memang di KIM sedapat mungkin agar di setiap pilkada, harapannya pasangan yang diusung dapat mewakili Pak Prabowo, Mas Gibran, dapat mewakili Koalisi Indonesia Maju," ujarnya.

Namun demikian, Riza tidak menampik ada daerah dimana partai-partai di KIM berbeda calon yang diusung. Salah satunya di Pilgub Banten.

Di daerah ini, Gerindra mendorong duet Andra Soni-Dimyati Natakusumah. Sementara Golkar ingin mengusung kadernya Airin Rachmi Diany.

Menurut Riza, perbedaan itu hal biasa karena ada 9 partai di dalam KIM. Sementara di setiap pilkada, hanya satu pasangan yang bisa maju.

"Daerah lain termasuk daerah strategis seperti insyaallah di Jawa Tengah bisa sama, Jawa Timur udah sama, di Jogja, jadi sekali lagi itu biasa. Tidak mungkin, justru aneh kalau semua pilkada itu sama, karena partai pendukung Prabowi-Gibran ada 9 partai, sementara setiap daerah hanya dua orang," ujarnya. (sumber: cnnindonesia.com)


 

Editor: Juniar

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami