Usai Nyepi, Sampah Kiriman Menumpuk di Pantai Kuta
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Setelah Hari Raya Nyepi, tumpukan sampah kiriman kembali mencemari Pantai Kuta.
Sampah yang didominasi kayu dan bambu ini semakin meningkat volumenya sejak Rabu (2/4), membuat petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) harus bekerja ekstra membersihkannya.
Petugas tidak hanya disibukkan dengan sampah sisa upacara Pengrupukan, tetapi juga harus menangani sampah kiriman yang terbawa arus laut. Bahkan, suasana pantai yang biasanya menjadi destinasi wisatawan untuk bersantai justru dipenuhi tumpukan kayu dan sampah plastik.
Untuk mengatasi kondisi ini, petugas mengerahkan alat berat guna mengumpulkan sampah dalam jumlah besar. Tak jarang, warga setempat dan wisatawan turut membantu membersihkan pantai. Selain itu, petugas juga mengimbau pengunjung untuk tidak berenang atau bermain selancar karena masih banyak potongan kayu yang mengambang di laut.
"Suasana masih libur, rekan kerja juga ada yang mudik. Jadi kita lakukan bergantian," ungkap salah seorang petugas kebersihan.
Fenomena sampah kiriman ini memang kerap terjadi di Pantai Kuta, terutama setelah hujan deras yang membawa sampah dari sungai ke laut, sebelum akhirnya terdampar di bibir pantai.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw