36.300 KK di Bali Belum Dapat Kartu E-JKBM
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tercatat lebih dari 36.300 kepala keluarga (KK) di Bali hingga kini belum mendapatkan kartu elektronik jaminan kesehatan Bali mandara (e-JKBM). Padahal sebelumnya pemerintah provinsi Bali menargetkan hingga akhir 2012 sebanyak 893.600 KK di Bali telah mendapatkan kartu E-JKBM. Dengan kartu E-JKBM maka masyarakat tidak lagi perlu menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) ketika ingin mendapatkan layanan kesehatan JKBM.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jaminan Kesehatan Masyarakat Bali IGA Putri Mahadewi dalam keteranganya di Renon (8/1/2013) mengatakan masih banyaknya KK yang belum mendapatkan kartu E-JKBM karena masih dalam proses percetakan. Proses percetakan kartu E-JKBM selama ini terhambat karena kekurangan kartu kosong dan kini pengadaannya masih dalam proses tender.
“Kemudian kartu kosong kami belum dapat, karena itu proses tender di akhir tahun dan dia mengejar target yang kemarin luar biasa banyaknya, itu dia sudah mencetak dan harus mendistribusi, itu baru dicetak dua tahap,” papar IGA Putri Mahadewi.
IGA Putri Mahadewi juga mengakui telah menarik 98 kartu E-JKBM karena adanya kesalahan dalam pencetakan. Kesalahan tersebut meliputi kesalahan penulisan alamat, masih adanya anggota keluarga yang belum tercantun ataupun jumlah anggota keluarga yang lebih.
Reporter: bbn/mul