search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Kapal Perang Kumpul di Pelabuhan Benoa, 39 Negara Latihan Multilateral di Bali
Minggu, 16 Februari 2025, 22:00 WITA Follow
image

beritabali/ist/Kapal Perang Kumpul di Pelabuhan Benoa, 39 Negara Latihan Multilateral di Bali.

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Sebanyak 39 negara telah menyatakan keikutsertaannya dalam ajang Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) ke-5 yang resmi dibuka pada 15 Februari 2025 di Bali. 

Latihan maritim berskala internasional ini berfokus pada bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam, sekaligus menjadi media penting diplomasi militer Indonesia dengan negara-negara peserta.

Pelabuhan Benoa sebagai lokasi pembukaan sudah mulai dipadati oleh sejumlah kapal yang bersandar sejak Minggu (16/2). Salah satu kapal yang menarik perhatian adalah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Radjiman Wedyodiningrat (992), sebuah kapal bantu rumah sakit yang menjadi bagian dari kelas Sudirohusodo. Kapal ini telah aktif dalam berbagai misi kemanusiaan, memberikan pelayanan medis kepada masyarakat yang membutuhkan rumah sakit terapung.

"Dalam acara MNEK yang bakal berlangsung 15 - 22 Februari 2025 diikuti total ada 21 kapal perang asing dan 17 kapal perang TNI AL yang akan latihan bersama-sama di Bali," singkat salah seorang prajurit piket jaga di Benoa dari TNI AL.

Negara-negara yang ikut serta dalam latihan ini mencakup Australia, Prancis, India, Jepang, Malaysia, Pakistan, Filipina, Rusia, Singapura, Thailand, Inggris, Amerika Serikat, Vietnam, Iran, Korea Selatan, China, dan beberapa negara lainnya.

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/maw



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami