Cuaca Ekstrem, Ketua DPRD Tabanan Ajak Semua Pihak Waspada
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beberapa wilayah di Tabanan rentan terjadi bencana ketika cuaca ekstrem. Hingga saat ini masih sering terjadi hujan deras disertai angin kencang. Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga mengajak semua pihak waspada.
“Waspada terhadap bencana pohon tumbang dan tanah longsor. Kita harus sigap ketika bepergian atau di sekitar lingkungan,” ujarnya Jumat, (22/3).
Baca juga:
Kasus Villa Longsor Jatiluwih, DPRD Tabanan Harapkan Pengawasan Masyarakat dan Aparat Desa
Politisi PDI Perjuangan asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara, Tabanan ini berharapa pada stakeholder atau dinas terkait agar gencar melakukan sosialisasi bencana maupun imbauan yang dipasang di tempat-tempat strategis yang bisa dilihat oleh masyarakat.
“Untuk penanganan bencana di Tabanan sudah maksimal. Tapi karena wilayah geografis yang rentan bencana, makanya masyarakat harus sigap,” ujarnya.
Sebelumnya puluhan peristiwa bencana alam terjadi di Tabanan seperti pohon tumbang dan tanah longsor. Salah satu kejadian bencana alam yang menimbulkan korban jiwa adalah dua orang Warga Negara Asing (WNA) tertimbun longsor di Villa Yeh Baat di Banjar Jatiluwih Kangin, Desa Jatiluwih Kecamatan Penebel, Tabanan, pada Kamis (14/3).
Dua orang wisatawan tersebut tewas tertimbun material longsor ketika tidur di villa sekitar Pukul 04.00 WITA. Kapolsek Penebel AKP I Gusti Kade Mudiarsa sempat mengatakan, laporan robohnya villa yang menewaskan wisatawan ini diketahui setelah Babinkamtibmas melaporkan ada peristiwa tanah longsor di Villa Yeh Baat sekitar Pukul 07.00 WITA.
Tidak berselang lama melakukan pencarian dengan melibatkan personil Polsek Penebel, BPBD Tabanan beserta masyarakat sekitar, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dalam posisi tidur.
Editor: Redaksi
Reporter: DPRD Tabanan