Kia Grand Sedona Diesel Resmi Dipasarkan di Bali
Kamis, 13 September 2018,
20:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Sebagai kendaraan dengan teknologi, torsi terbesar di kelasnya dan fitur keamanan dan keselamatan premium dibandingkan kompetitornya, Kia Grand Sedona menjawab antusiasme pecinta mobil diesel di Bali.
[pilihan-redaksi]
Dibekali mesin turbo Diesel 2.2L CRDI, Sedona generasi ketiga menghasilkan tenaga maksimal 200 PS pada 3.800 rpm dan torsi 45.0 kgm pada 1.750-2.750 rpm yang merupakan torsi terbesar di atas pesaing di kelasnya. Meski demikian, mobil yang mengakomodasi 11 penumpang ini tetap efisien dalam konsumsi bahan bakar.
Dibekali mesin turbo Diesel 2.2L CRDI, Sedona generasi ketiga menghasilkan tenaga maksimal 200 PS pada 3.800 rpm dan torsi 45.0 kgm pada 1.750-2.750 rpm yang merupakan torsi terbesar di atas pesaing di kelasnya. Meski demikian, mobil yang mengakomodasi 11 penumpang ini tetap efisien dalam konsumsi bahan bakar.

Disamping itu fitur keselamatan yang utama yang menggunakan AHSS (Advance High Strength Steel) dengan teknologi Hot Stamped Steel memberikan perlindungan yang maksimal ketika terjadi benturan atau kecelakaan. Fitur keselamatan Grand Sedona ini, menurut Hary Yanto GM Bussiness & Development Kia Mobil Indonesia (KMI) menjadi primadona karena sudah berstandar keamanan kendaraan versi Amerika, yakni IIHS (Insurance Institute of Highway Safety).
"Standar IIHS menerapkan keamanan yang lebih dari setengah body mobil di depan, tetapi seperempatnya karena teknologi rem ABS saat ini memungkinkan kendaraan mengalami terpelanting, tidak hanya benturan bodi secara frontal di depan," ujarnya saat peluncuran Grand Sedona Diesel di Denpasar, Kamis (13/9).
Tidak hanya itu beberapa fitur keunggulan lain dibandingkan kompetitornya adalah dual power sliding door, smart power tailgate, dual sunroof front & rear, smart key, 6 airbag, electric chromic mirror, wireless charger,roll up window sunshade pengaturan fleksibel 8 kursi di belakang, projector fog lamp dan electric seat.
Peluncuran Kia Grand Sedona Diesel bagi pasar Indonesia ini bukan tanpa sebab. KMI menelusuri data penjualan segmen yang terkategori high diesel ini dalam 2 tahun ini cukup fantastis, tahun 2016 tercatat 70.580 unit dan 2017 naik menjadi 72.164 unit. Jika dirata-rata, kata Hary segmen high diesel mengantongi 7% dari seluruh tipe produk penjualan kendaraan roda 4 di Indonesia. Adapun pemain yang berada di tiga besar segmen ini diantaranya, Innova Venturer dengan komposisi share 35% lebih, Fortuner 36% lebih dan Pajero Sport sebesar 28%.

Maka, cukup optimis jika menurut KMI GM Sales & Network Development Theodorus Prawirodihardjo, Kia mematok Grand Sedona Diesel 80 unit per bulan dari target 1.000 unit untuk semua produknya. Untuk di Bali sendiri, Kepala Cabang PT Mobil Nasional Intim (MNI) Dodi Dikariawan menargetkan 5 unit per bulan dengan kondisi animo konsumen yang cukup positif, dimana tercatat capaian semester I tahun ini sebanyak 18 unit.
[pilihan-redaksi2]
Sementara Presiden Direktur PT MNI optimistis produk Kia terutama Grand Sedona Diesel mampu menawarkan Untuk produk yang berbeda dari kompetitornya. Terutama dari segmen pasar kalangan milenial yang melek internet saat ini. Dengan akses informasi yang terbuka, ia menilai mereka lebih memahami kendaraan dari kualitas produk dibandingkan merk. Di Bali, dengan tawaran 8 pilihan warna, Grand Sedona Diesel dipasarkan dengan harga on the road (OTR) Rp620 juta.
Sementara Presiden Direktur PT MNI optimistis produk Kia terutama Grand Sedona Diesel mampu menawarkan Untuk produk yang berbeda dari kompetitornya. Terutama dari segmen pasar kalangan milenial yang melek internet saat ini. Dengan akses informasi yang terbuka, ia menilai mereka lebih memahami kendaraan dari kualitas produk dibandingkan merk. Di Bali, dengan tawaran 8 pilihan warna, Grand Sedona Diesel dipasarkan dengan harga on the road (OTR) Rp620 juta.
Turut hadir dalam peluncuran Kia Grand Sedona Diesel di Bali diantaranya General Manager Marketing KMI, Ridjal Mulyadi dan Kepala Wilayah Jateng, Jatim, Bali dan Sumatera KMI, Nikolas Budi. (bbn/rob/adv)
Berita Denpasar Terbaru
Reporter: bbn/adv