Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
PHDI Karangasem Luruskan Informasi Soal Penampahan Galungan Bertepatan Purnama
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Ketua PHDI Karangasem, Ni Wayan Rustini meluruskan terkait beredarnya informasi hari Penampahan Galungan pada 1 Agustus 2023 yang dimajukan karena bertepatan dengan bulan purnama.
Menurutnya kabar tersebut tidak benar adanya, ia memastikan pelaksanaan hari penampahan Galungan berjalan seperti biasanya, tidak ada perubahan kendati hari penampahan bertepatan dengan bulan Purnama.
"Informasi terkait hari penampahan yang dimajukan karena bertepatan dengan bulan Purnama itu tidak benar, kemarin PHDI Provinsi Bali sudah menyebarkan surat edaran bahwa hari penampahan Galungan tetap seperti biasanya," kata Rustini dikonfirmasi pada Senin (24/7/2023).
Sementara itu, terkait dengan surat edaran PHDI Provinsi Bali, tertanggal Denpasar, 22 Juli 2023 Perihal Surat Edaran Pelaksanaan Penampahan Galungan Ngenin Purnama, pada tanggal 1 Agustus 2023 menyebutkan bahwa, memperhatikan Hari Penampahan Galungan, pada Hari Selasa, tanggal 1 Agustus 2023 yang akan datang bersamaan atau tepat pada Hari Purnama, serta adanya informasi yang beredar di kalangan masyarakat dan umat Hindu, agar pelaksanaan Penampahan Galungan digeser lebih awal atau menjadi Hari Senin, tanggal 31 Juli 2023, bersama ini kami sampaikan sebagai berikut:
"Bahwa, setelah mendapat arahan dari Ida Dharma Upapati Paruman Pandita Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Bali, pelaksanaan Penampahan, tetap dilaksanakan seperti apa yang sudah ditradisikan manut dresta masing-masing, yaitu pada Hari Selasa, tanggal 1 Agustus 2023; disertai "ngaturang banten" untuk "Nyomya Ida Hyang Kala Tiga" yang turun ke bumi pada hari itu, dengan memohon keselamatan bagi umat manusia dan alam lingkungannya.
"Bahwa oleh karena Hari Penampahan Galungan pada Hari Selasa/Anggara tersebut adalah Hari Purnama, maka umat tetap "Ngaturang Banten Purnama" seperti biasa, dipersembahkan kehadapan Sanghyang Candra, dan Sanghyang Ketu sebagai dewa kecemerlangan untuk memohon kesempurnaan dan cahaya suci dari Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam berbagai wujud Ista Dewata.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
6.532 Warga Turun ke Jalan, Tabanan Gelar Grebeg Sampah Serentak
Dibaca: 6609 Kali
Pelajar Tabanan Raih Prestasi Nasional FLS2N 2025, Bupati Sanjaya Bangga
Dibaca: 5447 Kali
Turis Somalia Ngamuk Tuduh Sopir Curi HP, Ternyata Terselip di Jok Mobil
Dibaca: 4892 Kali
Gudang BRI Ubud Ambruk Akibat Longsor
Dibaca: 4706 Kali
ABOUT BALI
Film Dokumenter Hidupkan Kembali Sejarah Tari Kecak di Bedulu
Makna Tumpek Landep Menurut Lontar Sundarigama
Tari Sanghyang Dedari Nusa Penida Diajukan Jadi Warisan Budaya Tak Benda
Mengenal Tetebasan Gering, Topik Menarik di Festival Lontar Karangasem