search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Rangkaian Prosesi Ritual Siat Sampian di Desa Adat Geriana Kangin
Senin, 14 Oktober 2019, 22:25 WITA Follow
image

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Rangkaian akhir Aci Usaba Goreng di Desa Adat Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Selat, Karangasem ditutup dengan ritual "Matigtig" atau Siat Sampian.

[pilihan-redaksi]
Ritual Siat Sampian ini menyerupai perang hanya saja senjata yang dipergunakan berupa "Sampian" terbuat dari bahan daun kelapa muda (janur). Dalam prosesinya, sebelum ritual "Matigtig" ini dilaksanakan, terlebih dahulu diawali dengan ritual "mendet" atau metabuh dengan menggunakan sarana tuak, arak dan air. 

Mendet sendiri dilakukan oleh seluruh peserta metigtig yaitu Jero Desa Sangkepan yang berjumlah sebanyak 28 orang. Setelah tiga kali ritual Mendet dilaksanakan, kemudian dilanjutkan dengan ritual serupa hanya saja seluruh Desa Sangkepan dibagi menjadi dua kelompok lalu "mendet".

Namun, prosesi mendet sedikit berbeda dimana satu kelompok membawa petabuhan sementara kelompok lainnya bertugas untuk mengambil petabuhan itu sambil menari sebelum akhirnya ditumpahkan. Prosesi mendet yang kedua tersebut juga berlangsung sebanyak tiga kali, begitu petabuhan terakhir ditumpahkan, seluruh peserta atau jero Desa Sangkepan kemudian berlari menuju tembok di areal Utama Pura Puseh untuk mengambil Sampian yang telah dirituali dan ditaruh di atas tembok.

Begitu berhasil meraih sampian tersebut, para Desa Sangkepan yang berjumlah 28 orang ini kemudian langsung saling menyerah satu sama lainnya di areal jaba tengah Pura Puseh. Tak jarang di tengah ritual siat sampian ini, udeng para peserta sampai terjatuh akibat terkena sambaran dari yang lainnya.

Namun, meski berlangsung cukup sengit. Usai ritual metigtig ini dilaksanakan seluruh peserta yang berjumlah 28 orang tersebut kembali saling berbaikan satu sama lainnya.

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami