search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Makna Ritual Siat Sampian di Desa Adat Geriana Kangin
Senin, 14 Oktober 2019, 22:50 WITA Follow
image

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Sementara itu terkait dengan ritual Siat Sampian ini, menurut Bendesa Adat Geriana Kangin, I Ketut Yasa. Ritual ini dilaksanakan pada upacara Perejangan Sipungkur atau tahapan terakhir dari Aci Usaba Goreng yang telah berlangsung sejak tanggal 6 Oktober 2019 lalu.

[pilihan-redaksi]
Rangkaian awal Aci Usaba Goreng, diawali dengan Upacara Pengambuhan, setelah itu dilanjutkan dengan Upacara Pebantenan kemudian Pemeosan Sidumun dan Perejangan Sidumun. Begitu juga untuk tahapan selanjutnya hingga sampai dengan tahapan terakhir yaitu Perejangan Sipungkur pada hari ini, Senin (14/10/2019).

Untuk ritual Siat Sampian, dijelaskan Ketut Yasa bahwa memiliki maknanya tersendiri baik dari sisi sekala mupun niskala. Dari sisi Niskala ritual Metigtig ini bisa dimaknai sebagai simbol ngayab untuk semua sarana Banten yang telah dihaturkan apabila ada yang kurang dalam sarana Banten selama piodalan berlangsung maka dilengkapi lewat ritual Metigtig ini.

Selain itu, ritual ini juga memiliki makna nyomia atau menetrarisir kekuatan negatif sehingga seluruh rangkaian ritual bisa berjalan dengan baik dan lancar. 

Sementara dari sisi Sekalanya, ritual ini dimaknai sebagai ungkapan rasa suka cita karena selama proses dilangsungkannya upacara Aci Usaba Goreng tidak ada hambatan yang berarti dan sudah berjalan dengan baik dan lancar sejak awal tahapannya.

"Ritual Siat Sampian ini, hanya bisa diikuti oleh Jero Desa Pemucu yang berjumlah sebanyak 28 orang," kata Bendesa Ketut Yasa didampingi Jero Mangku Gede Nuragia dan Jero Mangku Diatmika.

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami