Program Pemerintah Pusat Sering Mubasir
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengakui cukup banyak program pemerintah pusat yang mubasir atau tidak sesuai dengan kebutuhan daerah. Kondisi tersebut menyebabkan tingginya angka kebocoran dana pembangunan yang dibiayai melalui anggaran pendapatan dan belanja Negara (APBN).Hal disampaikan Made Mangku Pastika pada keteranganya di Renon, Selasa (8/2)
Pastika berharap kedepan pemerintah pusat lebih cermat melihat kebutuhan daerah dan tidak sekedar mengembangkan program nasional. Mengingat selama ini cukup banyak program nasional yang tidak sesuai dengan kebutuhan daerah.
Yang dipakai di Bali berapa duit Negara itu, saya mulai teliti satu-satu dan ketahui satu-satu. Misalnya saya kasi contoh kita perlunya toilet, karena tadi kita gak tahu dan mereka tidak nanya ke kita. Kamu butuh apa? Kan mestinya Tanya dong, tegas Made Mangku Pastika.
Pastika meminta pemerintah pusat menyerap aspirasi daerah dulu sebelum mengembangkan program nasional. Namun Pastika menolak menyebutkan program-program pemerintah pusat yang mubasir di Bali.
Reporter: bbn/mul