search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Pastika Tekankan Dua Pelabuhan Bali Bakal Jadi Pelabuhan Besar
Jumat, 12 Mei 2017, 10:48 WITA Follow
image

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Beritabali.com, Denpasar. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I, II, III dan IV menjadi tuan rumah The 30th World Ports Conference, International Association of Ports and Harbors (IAPH), yang berlangsung pada tanggal 7 - 12 Mei 2017 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).
 
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan didampingi Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, Direktur Utama PT Pelindo I, II, III, dan IV, serta Pangdam IX/Udayana secara resmi membuka acara tersebut, Rabu (10/5).
 
[pilihan-redaksi]
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan diwawancarai usai pembukaan mengatakan konferensi ini merupakan terobosan yang sangat bagus, mengingat Indonesia memerlukan investor kelas dunia. Menurutnya, APBN hanya bisa mengcover 20 persen untuk infrastruktur, sehingga kesempatan ini sangat penting. 
 
Kedepan terobosan lain akan dilakukan, Pelindo II akan membuat lebih efisien lagi, dengan menurunkan ‘Dwelling time’ dan ‘cost’ di pelabuhan agar Indonesia bisa lebih kompetitif di dunia.
 
Secara terpisah, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menegaskan kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah pusat menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dan juga program ‘Sea Toll’.
 
Terkait dengan pelabuhan di Bali, Pastika menekankan pelabuhan Benoa dan Celukan Bawang akan menjadi pelabuhan besar, dan sudah dalam rencana pengembangan. Pihaknya berharap Rencana Induk Pengembangan Pelabuhan yang masih berproses dapat segera diselesaikan sehingga pengembangan itu bisa dilaksanakan lebih cepat.
 
Konferensi pelabuhan dunia tersebut juga diisi dengan pameran pelabuhan dan industri maritim dari berbagai negara. Tema utama konferensi "Enabling Trade Energizing The World", diselenggarakan dalam lima sesi terbuka untuk membahas topik menarik seperti Greenfield Port Development, Port Hinterland Connectivity and Multimodal Logistics, Transformasi Maritim Indonesia, dan lain-lain.
 
Konferensi Kepelabuhanan Dunia IAPH ke-30 dihadiri oleh sekitar 600 delegasi lebih dari 50 negara, termasuk pejabat pemerintah, operator dan asosiasi yang ahli di bidang pelabuhan, logistik, dan kelautan, untuk berbagi pengalaman dan mendiskusikan masalah-masalah tertentu yang dihadapi oleh pelabuhan. [rls/wrt]

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami