search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Memahami Sinusitis, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Cara Mengobatinya?
Sabtu, 5 Maret 2022, 16:25 WITA Follow
image

bbn/health.detik.com/Memahami Sinusitis, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Cara Mengobatinya?

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Bagi beberapa penderita, sinusitis bisa sangat menyakitkan karena menyebabkan sakit kepala parah dan tidak dapat bernapas. Sinusitis atau rinosinusitis merupakan peradangan pada jaringan yang melapisi sinus dan hidung. Salah satu fungsi sinus adalah memproduksi lendir.

Lendir seharusnya dapat mengalir ke bagian belakang tenggokan, di mana lendir bisa ditelan, lapor Health. Tapi ketika mekanisme pertahanan gagal, benda asing seperti alergen, iritan, atau kuman, dapat memicu pembengkakan yang menghalangi drainase sinus normal.

Kondisi ini dapat menyebabkan sinus memproduksi lendir, menyebabkan nyeri dan tekanan pada sinus, jelas American Academy of Family Physicians (AAFP).

"Sumber peradangan sinus yang sangat umum adalah infeksi. Seringkali disebabkan oleh rhinovirus, jenis virus penyebab flu biasa," ujar ahli THT Timothy R. Boyle, MD, dari Sistem Kesehatan Klinik Marshfield di Wisconsin.

Jenis peradangan yang terjadi di lapisan sinus sangat mirip dengan yang terjadi di paru-paru.

Bagaimana mengobati sinus?

Sebagian besar kasus sinusitis akut akan sembuh dengan sendirinya dalam 10 hari. Bahkan, penderitanya mungkin tidak membutuhkan perawatan.

Namun, menurut laman Cleveland Clinic, dokter kemungkinan akan menyarankan obat:

- Dekongestan

- Pereda nyeri

- Kompres hangat ditempatkan di atas hidung dan dahi untuk meredakan tekanan sinus yang menyakitkan

- Semprotan hidung saline untuk mengeluarkan lendir berlebih

- Semprotan hidung obat, tetapi batasi penggunaan tidak lebih dari tiga hari kecuali jika diresepkan

- Membersihkan dengan cairan untuk membantu mengencerkan lendir

- Istirahat

Sementara untuk sinusitis kronis, pengobatannya bisa meliputi:

- Semprotan hidung kortikosteroid

- Steroid oral

- Obat lain untuk mengobati kondisi yang mendasarinya (seperti antihistamin untuk alergi atau perawatan antijamur)

- Pembedahan (untuk menghilangkan obstruksi)

- Apabila gejala sinusitis bertahan hingga lebih daro 10 hari atau tiba-tiba memburuk, maka segera konsultasikan dengan dokter.

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami