search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Ramuan Ini Diduga Bisa Kurangi Sel Kanker 65 Persen
Sabtu, 20 Agustus 2022, 15:53 WITA Follow
image

bbn/merdeka.com/Ramuan Ini Diduga Bisa Kurangi Sel Kanker 65 Persen

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Kanker adalah penyakit kompleks yang disebabkan oleh sel-sel DNA abnormal menjadi tak terkendali. Kondisi ini membuat penyakit semakin sulit dikendalikan.

Ada beberapa bukti bahwa diet memiliki kekuatan untuk melawan pertumbuhan kanker. Misalnya, Anda bisa mengonsumsi wheatgrass yang terbukti membantu mengurangi sel kanker darah hingga 65 persen dalam hitungan hari.

Wheatgrass telah menjadi perhatian dalam beberapa tahun terakhir karena implikasi kesehatannya yang luas.

Menurut Alice Williams, Ahli Gizi di Origym Center of Excellence, wheatgrass adalah rumput mudah dari tanaman gandum biasa.

"Rumput muda ini bisa dimakan mentah atau dikonsumsi dalam bentuk kapsul, tetapi paling sering digunakan dalam bentuk bubuk dan dimasukkan ke dalam smoothie atau jus," kata Alice dikutip dari Express.

Wheatgrass telah digunakan oleh petani sebagai pakan ternak selama bertahun-tahun. Tetapi baru-baru ini, wheatgrass dianggap sebagai makanan super karena manfaat kesehatannya yang mengesankan, karena mengandung vitamin, mineral, protein dan antioksidan.

Makanan sehat ini memiliki banyak manfaat kesehatan karena antioksidannya, seperti glutathione, vitamin C dan vitamin E.

Setelah dikonsumsi, antioksidan akan menangkal radikal bebas dalam tubuh dan mengurangi tingkat stres oksidati. Pada gilirannya, ini akan membantu dalam pencegahan kanker.

"Selain meningkatkan kekebalan dan menurunkan kolesterol, banyak penelitian menunjukkan bahwa rumput gandum memiliki sifat antikanker," kata Alice.

Dalam satu penelitian tabung reaksi, rumput gandum terbukti menginduksi kematian sel dan mengurangi jumlah sel leukemia hingga 65 persen dalam tiga hari pengobatan.

Temuan yang dipublikasikan di Pakistan Journal of Pharmaceutical Sciences, mengungkapkan bahwa kematian sel leukemia meningkat seiring waktu setelah terpapar rumput gandum, masing-masing selama 24, 48 dan 72 jam.

“Para ilmuwan telah menemukan bahwa rumput gandum memiliki struktur yang mirip dengan hemoglobin, yaitu protein yang membawa oksigen ke seluruh darah," jelasnya.

Jadi, rumput gandum bisa membantu meningkatkan kadar oksigen di dalam darah. Karena sel kanker tumbuh paling baik dalam kondisi kekurangan oksigen, peran rumput gandum adalah meningkatkan kadar oksigen sehingga dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker.

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami