Paus Mati di Pantai Yeh Leh Jembrana, Benda Ini Ditemukan di Saluran Pencernaan
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Paus yang terdampar di Pantai Yeh Leh, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana ternyata berjenis kelamin betina dan masih remaja setelah dilakukan pembedahan nekropsi.
Berdasarkan hasil nekropsi yang dilakukan oleh tim medis, paus tersebut sakit di saluran pencernaan dan ditemukan sisa makanan berupa kepala cumi dan juga cacing-cacing yang nanti akan diperiksa di laboratorium.
Selain itu, analisa juga menunjukkan ada sesuatu dengan perairan Indonesia yang mempengaruhi kondisi kesehatan paus tersebut.
Menurut Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Denpasar, Permana Yudiarso, kemungkinan paus tersebut sakit di pencernaannya karena makanan yang tercemar atau terkontaminasi, yang menunjukkan bahwa kondisi laut Indonesia harus dijaga dan dikelola dengan baik.
Permana juga mengimbau masyarakat untuk menjaga laut dari pencemaran dan perusakan agar hewan-hewan yang hidup di laut dapat terlindungi.
"Hasil analisis sampel yang diambil dari paus tersebut akan diumumkan setelah sekitar 3 sampai 4 minggu setelah diuji di laboratorium fakultas kedokteran hewan Universitas Airlangga Surabaya," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr