Iklan Rokok Masih Targetkan Perokok Pemula Hingga Perempuan
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Iklan rokok disebut masih menjadi media efektif dari industri rokok menarget perokok pemula khususnya anak dan remaja dan kelompok perempuan, baik melalui media konvensional seperti, Baliho, Videotron, Poster dan Spanduk serta Media Elektonik serta media sosial yang sangat marak saat ini.
Hal tersebut disampaikan, Center for NCDs, TC and Lung Health (Udayana Central) yang juga Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI) Bali, Made Kerta Duana.
"Upaya pengendalian dan pengaturan di tingkat nasional belum ada langkah kemajuan seiring belum direvisinya PP 109 tahun 2014 tentang pengendalian zat adiktif produk tembakau," katanya, Senin,(14/3) di Badung.
Namun demikian upaya pengendalian iklan di tingkat daerah dapat dimaksimalkan dengan pelarangan iklan rokok luar ruang yang merupakan kewenangan daerah. Sebagian besar Kabupaten kota di Bali sudah menerapkannya sebagai wujud komitmen terhadap upaya kesehatan dan pencegahan perokok pemula.
Beberapa daerah yang sudah bebas dari iklan rokok luar ruang seperti, kota Denpasar, Kabupaten Klungkung, Jembrana, Gianyar, Bangli dan Karangasem, beberapa daerah lain seperti Badung, Tabanan dan Buleleng, meskipun telah menerbitkan edaran pelarangan namun dalam prakteknya belum berjalan optimal.
"Hal ini membutuhkan keseriusan dalam penegakannya serta komitmen dari pimpinan daerah dalam dukungannya. Kita meyakini jika Bali secara keseluruhan dapat menerapkan pelarangan iklan secara total ditambah dengan penegakan perda KTR di daerah tercapainya target penurunan perilaku merokok khususnya pada remaja sebesar 7% dapat tercapai sesuai dengan target RPJMN," pungkas Duana.
Reporter: bbn/aga