News

Jalan Panjang-Berliku Palestina Untuk Jadi Anggota Tetap PBB

 Selasa, 14 Mei 2024, 09:03 WITA

beritabali.com/cnnindonesia.com/Jalan Panjang-Berliku Palestina Untuk Jadi Anggota Tetap PBB

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Dunia. 

Palestina menjadi sorotan usai Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merilis resolusi terkait status keanggotaan Palestina.

Resolusi yang mendapat 149 dukungan ini membuat Palestina memiliki hak dan keistimewaan yang disebut mirip anggota tetap.

Palestina saat ini berstatus sebagai pengamat tetap. Sebetulnya, mereka sempat mengupayakan langkah serupa sebelumnya. Lalu, bagaimana jejak dan upaya mereka untuk menjadi anggota tetap di PBB?

1974
Pada 1974, Palestina mengajukan diri untuk menjadi anggota tetap. Namun, PBB menolak dan memberikan status "pengamat tetap."

Namun, status tersebut tak tertuang dalam Piagam PBB dan bersifat praktis.

1998
Pada 1998, PBB memberi keistimewaan ke Palestina seperti hak untuk berpartisipasi dalam debat umum di pertemuan awal Sidang Majelis Umum.

Palestina juga bisa menjadi co-sponsor resolusi dan memberi delegasi status yang unik.

2011
Beberapa dekade setelah itu, Palestina kembali mengusulkan untuk menjadi anggota tetap. Namun, lagi-lagi upaya mereka terhenti.

Langkah Palestina muncul setelah tenggat waktu negosiasi solusi dua negara berakhir.

Namun, upaya itu dibatalkan karena tekanan Amerika Serikat. Di tahun ini, AS mengancam akan memangkas dana badan kebudayaan PBB ini.

Di tahun itu pula Otoritas Palestina diterima sebagai anggota penuh UNESCO, demikian dikutip dari Time.

2012
Menanggapi usulan Palestina, PBB kemudian memutuskan untuk memberi status "pengamat non-anggota," demikian dikutip CNN.

Sebelum itu, status Palestina adalah entitas pengamat non anggota.

Status pengamat tetap ini membuat Palestina bisa berpartisipasi dalam sebagian besar pertemuan di PBB dan punya akses ke hampir semua dokumen terkait. Namun, observer tetap tak punya hak untuk memilih atau voting.

Pengakuan baru itu juga merupakan peningkatan yang secara implisit akan mengakui negara Palestina.


Halaman :


Berita Beritabali.com di WhatsApp Anda
Ikuti kami




Tonton Juga :





Trending