search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Hakim Rusia Denda WhatsApp Rp556 Juta Karena Tak Hapus Konten Dilarang
Kamis, 1 Juni 2023, 20:21 WITA Follow
image

beritabali.com/cnnindonesia.com/Hakim Rusia Denda WhatsApp Rp556 Juta Karena Tak Hapus Konten Dilarang

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Hakim Pengadilan Rusia menghukum layanan pesan WhatsApp sebesar 3 juta rubel (US$37.080) atau sekitar Rp556,2 juta (asumsi kurs Rp15 ribu per dolar AS) karena tidak menghapus konten yang dilarang pemerintah.

Berdasarkan berita CNA pada Kamis (1/6), ini adalah hukuman denda pertama yang diberikan Rusia kepada WhatsApp.

Meskipun perusahaan induk WhatsApp, Meta pada tahun lalu dilarang di Rusia, tapi aplikasi pesan ini masih diperbolehkan. Namun, karena tidak menghapus konten yang dilarang, akhirnya mereka mendapat hukuman.

Sedangkan layanan Meta lainnya, seperti Facebook dan Instagram sudah dilarang di Rusia karena kontennya dinilai tidak mendidik. Sama seperti halnya dengan Twitter dan Google Alphabet yang juga dilarang beroperasi di Moskow.

Kantor berita RIA melaporkan denda itu disebabkan penolakan WhatsApp untuk menghapus informasi tentang obat Lyrica, yang penjualan dan pembuatannya dilarang di Rusia.

Meta sampai saat ini belum menanggapi permintaan komentar.

Moskow selama bertahun-tahun berselisih dengan Teknologi Besar terkait konten, sensor, data, dan representasi lokal dalam perselisihan yang meningkat setelah Rusia mengirim angkatan bersenjatanya ke Ukraina pada 24 Februari 2022.(sumber: cnnindonesia.com)

Editor: Juniar

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami