search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Indonesia Usulkan Kartu Akses Bagi Relawan Bencana di Wilayah APEC
Rabu, 21 Agustus 2013, 18:12 WITA Follow
image

google/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Beritabali.com, Kuta. Indonesia mengusulkan adanya kartu akses bersama bagi relawan kemanusiaan untuk membantu melakukan penanggulangan di kawasan negara-negara anggota kerjasama ekonomi Asia-Pasifik.

Kartu akses bersama tersebut diperlukan untuk memudahkan mobilitas para relawan dari berbagai negara untuk membantu para korban bencana di kawasan ekonomi APEC. Usulan tersebut disampaikan delegasi Indonesia dalam pertemuan ke-7 Forum Pejabat Senior Bidang Penanggulangan Bencana APEC di Kuta Bali (21/8/2013).
 
Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Dody Ruswandi menyatakan mobilitas para relawan kemanusiaan untuk membantu melakukan penanggulangan bencana selama ini terhabat karena harus melakukan proses penyelesaian dokumen keimigrasian.

Sementara untuk menyelesaikan dokumen keimigrasian memerlukan waktu yang cukup panjang.
 
“mudah-mudahan kedepan kalau ini disetujuai inisiatif Indonesia, maka semua negara APEC apabila ada emergency respon mereka bisa mempermudah masuk, ini kini masih dalam proses pembicaraan dan pertemuan-pertemuan kali ini,” papar Dody Ruswandi.

Dody Ruswandi menyebutkan Indonesia juga mengusulkan perlunya penggunaan data satellite bersama untuk melakukan pendeteksian bencana di kawasan ekonomi APEC.

Sedangkan Ketua Kelompok Kerja Kesiapsiagaan Bencana APEC Dr. Li Wei Sen mengatakan peningkatan kerjasama penanggulangan bencana menjadi penting karena bencana dapat mempengaruhi perekonomian suatu negara. Apalagi kawasan ekonomi APEC merupakan kawasan dengan tingkat perdagangan yang cukup tinggi.(mlt)
 

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami