Pemimpin Hong Kong Kecam Kunjungan Pelosi ke Taiwan
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemimpin eksekutif Hong Kong, John Lee, mengecam kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Amerika Serikat, Nancy Pelosi, ke Taiwan pada Selasa (2/8). Menurutnya, Pelosi sangat egois.
Baca juga:
AS Sanksi Pacar Putin Alina Kabaeva
"Kunjungan Pelosi sama saja mendorong kemerdekaan Taiwan, dan secara terbuka menentang prinsip Satu China, yang merusak stabilitas di Selat Taiwan," kata Lee dalam pernyataan resmi yang dikutip CNN.
Ia kemudian berujar, "Langkah yang demikian mempertaruhkan dan menghina kesejahteraan lebih dari 20 juta orang di Taiwan. Sangat egois."
Lee resmi menjadi pemimpin Hong Kong usai dilantik Presiden China, Xi Jinping, pada 8 Mei lalu. Seperti para pendahulunya, Lee merupakan politikus pro-Beijing yang dikenal karena perannya menindak gerakan pro-demokrasi.
Selain Lee, pemerintahan China juga geram dengan kunjungan Pelosi. Amarah terbuka China ini menuai perhatian global.
Pelosi dan rombongan tiba di Taipei pada Selasa malam waktu setempat. Keesokan pagi harinya, ia bertemu Presiden Taiwan, Tsai Ing Wen, di kantor kepresidenan.
Dalam pertemuan itu, Pelosi menegaskan Amerika Serikat berkomitmen tak akan meninggalkan Taiwan. Ia juga menyinggung soal hubungan yang lebih erat kedua belah pihak.
Beijing sebelumnya sudah memperingatkan agar AS membatalkan rencana lawatan Pelosi ke Taiwan. Mereka mengancam akan mengambil tindakan keras, bahkan menggunakan militer, jika itu terjadi.
Di hari yang sama saat kedatangan Pelosi, China mengirim 21 jet tempur ke zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) Taiwan.
Beijing juga mengumumkan akan menggelar latihan militer pekan ini di Selat Taiwan. Agenda itu mencakup latihan tempur dan penembakan rudal jarak jauh.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net